Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Kuliah Sambil Dakwah, “Ane Jiddan!”

0

Sangat indah bukan ketika kita mendengar kata itu, dua kewajiban yang selalu beriringan dikerjakan tanpa meninggalkan salah satunya. Namun, sekarang ini justru banyak yang dulunya “aktivis kelas dewa” menghilang dari jalan dakwahnya. Ketika ditanya alasannya beragam, mulai dari kesibukan kuliah sampai pengaruh dari lingkungan.

Rasanya tidak masuk akal jika kuliah menjadi kambing hitam dari terhentinya aktivitas dakwah. Ada sebuah kutipan “Kadang, kita seenaknya berkata “afwan, saya sibuk banget. Seolah kita mengira bahwa jalan dakwah ini berisi para pengangguran”.

Lihat sekeliling, betapa banyak teman kita yang tetap aktif berdakwah ditengah segudang tugas kuliahnya. Setiap orang punya kesibukannya masing-masing, evaluasi kembali apakah kesibukan itu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta atau malah sebaliknya? Nauzubillah.

Mari evaluasi diri kawan, tanyakan dalam hati apakah amalan yaumiyah sudah maksimal? Sudah berapa banyak hafalan Qur’anmu? Sejauh mana kedekatanmu dengan al-Qur’an? Mungkin ada yang salah dengan hatimu. Ingat selalu ayat Allah tentang perintah berdakwah bagi tiap muslim “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung” (Q.S. Ali Imran: 104).

Dimanapun kita berada, perintah untuk berdakwah akan selalu ada. “Dakwah kan tugasnya anak-anak kampus Islam. Sekarang saya di kampus umum, ga harus kan?”. Ini pemikiran yang harus diluruskan, berdakwah adalah perintah Allah untuk setiap muslim. Memangnya yang orang Islam cuma ada di kampus Islam? Justru dengan lingkungan yang beragam akan menjadi peluang yang besar untuk berdakwah.

Di situlah keimanan seseorang diuji, apakah akan memperbaiki atau malah terbawa arus lingkungan.

Lalu bagaimana agar bisa kuliah sambil berdakwah ditengah kesibukan dan lingkungan yang tidak mendukung? Ada beberapa cara antara lain:

uliah 

Bibit yang ditanam dan dirawat dengan baik akan menghasilkan buah yang berkualitas. Sama dengan niat, kalau diawali dengan hati yang bersih dan istiqomah InsyaAllah akan diberi kemudahan.

2. Buat Agenda

Mahasiswa yang ingin dakwah, buatlah dulu agenda agar kuliah tidak terbangkalai. Bagi waktu antara kuliah dan dakwah, keduanya harus seimbang. Malu dong kalau terlalu sibuk berdakwah akhirnya anjlok nilai kuliah. Buatlah agenda yang rapih dan selesaikan tugas kuliah tepat pada waktunya. Kemudian, cari target dakwah dan sesuaikan dengan karakternya. Karena tiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda.

3. Manfaatkan jejaring sosial dan mulailah menulis

Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi aktivis dakwah. Jadikan gadgetmu sebagai ladang mengumpulkan pahala. Tulislah hal-hal yang bermanfaat dan sekiranya dapat memotivasi orang banyak. Karena bisa jadi karena tulisanmulah seseorang mulai berhijrah.

4. Berbaur tapi tidak melebur.

Terkadang selepas berhijrah diri mulai menjauhi lingkungan yang dipikirnya kurang baik. Hal ini tidak salah namun jika dibiarkan, siapa yang akan memperbaiki lingkungan yang masih beragam? Berbaur dan bertemanlah dengan siapapun. Sambil menyelam minum air, sambil berteman sekaligus menjalankan dakwah. Namun yang harus diperhatikan jangan sampai melebur, dalam artian ikut terbawa arus.

“Perjalanan dakwah bukanlah perjalanan yang bertabur bunga dan penuh penghargaan. Justru sebaliknya, dakwah adalah jihad dan pengorbanan seseorang. Segala bentuk pengorbanan dituntut dari seorang yang ingin berdakwah, mulai dari waktu, harta dan jiwa,” (Fathi Yakan).

Loading...

Tetaplah bertahan di jalan ini, karena dakwah akan lebih kuat jika dilakukan bersama-sama. Mahasiswa harus menjadi pelopor pergerakan dakwah, karena itu katakan dengan lantang “Kuliah sambil dakwah : Ane Jiddan!”. []

Redaktur: Ralda Rizma F
Sumber: DuniaJilbab



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline