Breaking News
Foto: The Express Tribune

Riya, Bisa Kena Siapa Saja

Para sahabat saja, yang merupakan generasi utama umat ini dikhawatirkan terjangkiti riya’, bagaimana dengan kita?

Seperti ujian yang satu ini, yang seringkali kita luput darinya. Perkara yang samar, yang Rasuulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam peringatkan para sahabat dalam sabda beliau, “Sesuatu yang paling aku khawatirkan menimpa kalian adalah syirik kecil.”

Para sahabat pun bertanya,”Wahai Rasuulullaah, apakah syirik kecil itu?”

Beliau menjawab, “riya’.” (HR. Ahmad, Shahih).

Apa itu Riya’?

“Menampakkan ketaatan agar dilihat manusia dan menuai pujian darinya”, inilah definisi dari riya’. Cukuplah seseorang dikatakan telah berlaku riya’ jika memenuhi kedua syarat berikut: 1) yang ditampakkan adalah amalan ibadah, dan 2) bertujuan agar dilihat dan dipuji manusia.

Di samping riya’, mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan sum’ah. Apa itu sum’ah? Ringkasnya, sum’ah ialah melakukan suatu amalan ibadah agar manusia mendengar dan memujinya.

Pembagian Riya’ Berdasarkan Hukumnya

Riya’ jika ditinjau dari hukumnya dibagi menjadi dua, yaitu syirkun akbar dan syirkun asghar.

~Syirkun Akbar (syirik besar)

Riya’ dapat dihukumi syirik besar apabila seseorang meniatkan seluruh amalannya semata-mata untuk dilihat dan dipuji manusia tanpa sedikitpun terbesit niat untuk meraih keridhoan Allah ‘Azza wa Jalla,
Tidak tanggung-tanggung, seluruh amal ibadah yang terkontaminasi riya’ bisa menyeret pelakunya pada syirik besar. Dosa besar nomor wahid yang pelakunya tidak akan diampuni oleh Allah sampai ia bertaubat. Sebagaimana dalam surah An-Nisaa’ ayat 48, yang artinya, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (akbar) dan Dia mengampuni dosa di bawah tingkatan (syirik akbar) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh dia telah berbuat dosa yang besar.

~Syirkun Asghar (Syirik Kecil)

Riya’ dihukumi syirik kecil apabila menjangkiti sebagian amal-amal ibadah yang dilakukan seorang mukmin. Lihatlah, orang-orang mukmin amat rentan akan syirik jenis ini. Jadi, tak ada celah untuk kita terlena dan merasa telah aman dari kesyirikan! []

Sumber: https://muslimah.or.id/9489-siaga-virus-riya-bag-1.html

About Ummu Khadijah

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan