Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Ini Dia Takaran yang Pas Untuk Konsumsi Gula Per Hari!

0

Gula adalah salah satu bahan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Hampir setiap makanan mengandung gula. Namun sebagaimana kita ketahui, konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan penyakit diabetes yang berbahaya.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menghiraukan masalah tersebut, karena kebanyakan orang menganggap penyakit ini adalah penyakit turunan.

Disitat dari vemale.com, dr. Mulyani Anny Suryani Gultom, SpPD, saat ditemui di Jakarta mengatakan, “Saat ini, penyebab diabetes bukan hanya karena riwayat keluarga, tapi juga perubahan pola hidup. Jadi lebih baik mencegah daripada mengobati,”

Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya kita memantau banyaknya asupan gula yang masuk dalam tubuh. Menurut dr. Mulyani, sesuai Permenkes 2013, asupan gula ideal per hari adalah sekitar 50 gram atau 4 sendok makan. “Sudah termasuk gula yang diperoleh dari makanan alami seperti buah, sayur, dan susu, bukan hanya gula pasir,” tutur dr. Mulyani.

Dokter Mulyani menambahkan, kini sudah tersedia berbagai pemanis yang sudah disetujui dan dinyatakan aman dikonsumsi oleh WHO, seperti sukralosa, aspartame, acesulfame-K, dan stevia.

Selain itu, dr. Mulyani menyarankan untuk rajin beraktivitas fisik atau olahraga. Kehadiran jasa-jasa online saat ini juga membuat aktivitas fisik seseorang berkurang. “Jika dulu ingin membeli makanan, maka kamu harus berjalan dulu untuk mendapatkannya. Sekarang, cukup menggunakan ponsel. Jadi tubuh kita ngga bergerak,” pungkas dr. Mulyani. []

Sumber: Vemale



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline