Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hikmah di Balik Ujian

0

Allah akan selalu menguji keimanan hamba-Nya. Manakah hamba-Nya yang benar-benar beriman dan manakah hamba-Nya yang dusta. Sungguh dengan ujian itulah kita akan melihat orang-orang yang imannya hanya sebatas terucap dari lisan dan orang-orang yang imannya menghujam dalam dada.

Sesungguhnya, ujian-ujian yang menyakitkan adalah sebuah tanda dari Allah. Tanda bahwa Allah begitu mencintai hamba-Nya yang beriman.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang ridho (terhadap ujian tersebut) maka baginya ridho Allah dan barang siapa yang marah (terhadap ujian tersebut) maka baginya murka-Nya,” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah At Tirmidzi berkata bahwa hadits ini Hasan Ghorib).

Dari Mush’ab bin Sa’id (seorang tabi’in) dari ayahnya berkata, “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berat ujiannya?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi.

Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka dia akan mendapat ujian begitu kuat. Apabila agamanya lemah, maka dia akan diuji sesuai dengan agamanya. Senantiasa seorang hamba akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di bumi dalam keadaan bersih dari dosa,” (HR. Tirmidzi. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih). []

Sumber : Rumaysho



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline