Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hindari Fitnah Wanita, Istri Shalihah Gantinya

0

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)

Imam Ibnu Hajar mengatakan, “Allah menyebut wanita pada urutan yang pertama sebelum menyebut yang lainnya. Ini memberikan sinyal bahwa fitnah wanita adalah induk dari segala fitnah.”

Besarnya fitnah tersebut membuat  Abu Iqal memilih menghindarinya. Abu iqal adalah seorang ahli ibadah keturunan bangsawan yang memilih hidup zuhud. Saat itu berkata kepada sahabatnya Abu Bakr Sa’dun, Wahai Abu Bakr,” Telah hilang dari hatiku kecintaan kepada dunia, yang tinggal adalah kecintaan terhadap wanita.”

Lalu, Abu Iqal menceritakan bahwa suatu saat itu melakukan thawwaf dengan mata yang sengaja ditutup, takut terhadap fitnah perempuan. Saat itu pula seorang wanita dari Khurasan melihat Abu Iqal yang sedang thawaf. Orang-orang pun berkata kepada wanita itu, ”Itu adalah laki-laki dari bangsawan Maghrib, yang telah mentalaq dunia, namun masih tersisa dalam hatinya kecintaan terhadap wanita.”

Wanita dari Khurasan itu lantas berkata,”Aku akan menikahinya!” Akhirnya, wanita itu mengirim orang kepada Abu Iqal, dan ia pun memberi jawaban,”Aku tidak menikahimu, kecuali engkau meninggalkan dunia, dimana ia tidak tersisa dari dirimu, seperti keadaanku.”

Jawaban itu disampaikan kepada wanita Khurasan tersebut, dan ia pun menyanggupinya. Dan akhirnya kedua insan itu pun menikah.

Abu Iqal pun serumah dengan istrinya tersebut hingga ia wafat. Setelah itu istrinya juga wafat dan keduanya dimakamkan di Makkah. []

Sumber:

muslim.or.id

muslimahzone



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline