Breaking News
gambar: Hijabnesia

Perempuan Jadi Imam Shalat Laki-laki, Bolehkah?

Banyak hal-hal menegejutkan terjadi di masa kini. Salah satunya adalah adanya masjid yang memperbolehkan laki-laki dan perempuan bersatu di barisan yang sama. Bahkan Imam shalat nya pun bisa perempuan.

Lantas apakah diperbolehkan dalam Islam seorang perempuan menjadi imam bagi laki-laki? Hal tersebut dijelaskan oleh Imam Syafi’i rahimahullah. Beliau berkata, “Jika perempuan menjadi imam untuk laki-laki dewasa, perempuan, dan anak laki-laki, shalat perempuan dalam shalat berjamaah itu sah.

Sedangkan shalat laki-laki dan anak laki-laki tidaklah sah dikarenakan Allah menjadikan laki-laki sebagai imam bagi perempuan, juga laki-laki adalah wali bagi perempuan. Sehingga jika ada perempuan menjadi imam bagi laki-laki, hal itu tidak dibolehkan sama sekali.

Begitu juga jika wanita menjadi imam untuk khuntsa musykil (orang yang punya kerancuan jenis kelamin ini, disebut ambigous genitalia, pen.), shalat dari khuntsa musykil tersebut tidaklah sah.

Seandainya pula wanita itu menjadi imam untuk khuntsa musykil dan ia belum mengganti shalatnya yang tidak sah tadi, lalu terbukti ternyata orang yang punya kerancuan jenis kelamin tadi adalah wanita, tetap disukai jika orang yang punya kerancuan jenis kelamin mengulangi shalatnya. Jadi, tetap masih dianggap shalat orang tersebut tidaklah sah.” []

Sumber : https://rumaysho.com

About Karisa Pyeli

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan