Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Wanita Safar Harus Bersama Mahrom, Ini Alasannya

0

Dalam safar seorang muslimah harus berusaha pergi dengan mahromnya. Sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori 1729 dan Muslim 2391, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Seorang wanita tidak boleh bepergian kecuali dengan mahram, dan tidak boleh mempersilahkan tamu laki-laki kecuali ia bersama mahramnya”.

Seseorang berkata: Ya Rasulullah, saya ingin bergabung dengan pasukan tertentu, sedang istri saya ingin menunaikan ibadah haji. Rasulullah bersabda: “Pergilah bersamanya”.

Hal ini mengandung hikmah yang sangat dalam, di antaranya; karena bepergian itu melelahkan dan menyulitkan, wanita dengan sifat lemahnya ia membutuhkan seseorang yang menopangnya yang berada di sampingnya, ada kemungkinan ia akan fikiran positifnya, dan terlihat tidak seperti biasanya ketika tidak bersama mahramnya. Ini pemandangan yang sudah tidak asing lagi pada hari-hari belakangan ini, karena banyaknya kecelakaan.

Hikmah yang lain adalah ketika ia bepergian sendiri berpotensi menimbulkan fitnah dan godaan keburukan. Apalagi banyaknya kerusakan akhlak, mungkin saja yang duduk di sebelahnya adalah orang yang tidak takut dan tidak bertaqwa kepada Allah, maka perbuatan haram bisa dianggapnya baik.

Kalau misalnya ia boleh bepergian sendiri dengan mobil pribadi, ini juga bisa menimbulkan bahaya yang lain, seperti; mobilnya mogok, atau didatangi orang-orang jahat, dan lain-lain.

Dari sini sangat jelas bahwa Islam telah mendahului semua system yang bertujuan untuk menjaga wanita, dan memuliakannya, dan menganggapnya permata yang berharga yang harus dijaga dari segala bentuk kerusakan dan kejahatan.

Kami serahkan sepenuhnya kepada Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, apalagi dengan mengetahui hikmah dan kasih sayang yang sempurna; karena Allah tidak akan melarang sesuatu untuk hamba-Nya kecuali hal itu disa dipastikan akan menimbulkan madharat dan kerusakan. []

Sumber: Islamqa.info



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline