Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Kisah Kesabaran Seorang Wanita Cantik

0

Ada sebuah kisah penuh hikmah yang diceritakan Al-Mada’ini. Kisah ini menceritakan seorang muslimah yang  begitu dikasihi Allah dengan segala kesempurnaan yang nampak padanya. Namun ternyata kasih Allah yang lebih besar dimiliki wanita mulia ini.  Yaitu karunia berupa kesabaran dalam menerima takdir Allah.

Al-Mada’ini menceritakan, “Di daerah pedalaman saya pernah melihat seorang wanita yang saya belum pernah melihat seorang pun yang lebih bersih kulitnya dan lebih cantik wajahnya daripada dirinya.

Lalu saya berkata, “Demi Allah, kesempurnaan dan kebahagiaan berpihak kepadamu.” Lantas wanita tersebut berkata, “Tidak. Demi Allah, sesungguhnya saya banyak dikelilingi oleh duka cita dan kesedihan.

Saya akan bercerita kepadamu. Dulu saya mempunyai seorang suami. Dari suami saya tersebut saya mempunyai dua orang anak. Suatu ketika ayah kedua anak saya ini sedang menyembelih kambing pada hari raya Idul Adha. Sedangkan anak-anak sedang bermain.”

Lantas anak yang lebih besar berkata kepada adiknya, “Apakah kamu ingin saya beritahu bagaimana cara ayah menyembelih kambing?” Adiknya menjawab, “Ya.” Lalu si kakak menyembelih adiknya. Ketika si kakak ini melihat darah, maka ia menjadi cemas, lalu ia melarikan diri ke arah gunung. Tiba-tiba ia dimangsa oleh serigala.

Kemudian ayahnya keluar untuk mencari anaknya, ternyata ia tersesat di jalan sehingga ia mati kehausan. Akhirnya saya pun hidup sebatang kara.”

Lantas saya bertanya kepadanya, “Bagaimana engkau bisa sabar?” Ia menjawab.

“Apabila peristiwa tersebut terus-menerus menimpa saya, pasti saya masih merasakannya. Namun, hal itu saya anggap hanya sebuah luka, hingga akhirnya ia pun sembuh.”

Betapa sabarnya wanita tersebut dalam menghadapi takdir Allah. Hingga kejadian yang tentu beat itu tidak membuatnya suudzan terhadap Allah.

Sumber: http://kisahmuslim.com



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline