Breaking News
Foto: Flickr

Muslimah, Ketahuilah Beda Ujian dan Murka Allah

Syeikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah pernah ditanya:“Jika seseorang sedang diuji dengan penyakit atau musibah yang buruk pada jiwa dan harta, bagaimana cara mengenali bahwa hal itu ujian atau murka dari Allah ?

Beliau menjawab: “Allah ‘Azza wa Jalla menguji hamba-hamba-Nya dengan kebahagiaan dan kesedihan, dengan kesulitan dan kemudahan, bisa jadi Dia menguji mereka untuk mengangkat derajat mereka dan melipatgandakan kebaikan mereka, sebagaimana yang Dia lakukan kepada para Nabi dan Rasul ‘alaihimus salam dan kepada orang-orang shaleh dari hamba-Nya, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Manusia yang paling keras bala’nya (ujiannya) adalah para Nabi, kemudian yang serupa dengan mereka, demikian seterusnya”.

Kadang kala Dia subhanahu wa ta’ala melakukannya disebabkan oleh kemaksiatan dan dosa, dan mensegerakan hukuman-Nya, sebagaimana dalam firman-Nya:

“Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)”. (QS. Asy Syura: 30)

Jika pada umumnya seorang manusia tidak maksimal dalam menjalankan kewajiban, maka apa yang menimpanya disebabkan karena dosa-dosanya dan kelalaiannya akan perintah Allah, dan jika salah seorang dari hamba Allah yang sholeh diuji dengan penyakit atau semacamnya, maka hal ini termasuk sejenis dengan ujian yang menimpa para Nabi dan Rasul untuk  mengangkat derajat, mengagungkan pahalanya, dan agar menjadi teladan bagi yang lain dalam hal kesabaran dan pengharapan.

Allah Ta’ala berfirman:“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya”. (QS. ath Thalaq: 2-3)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidaklah anda meninggalkan sesuatu karena Allah ‘Azza wa Jalla- kecuali Allah akan menggantikan yang lebih baik bagi anda”. (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh al Baani dalam Hijab Mar’ah al Muslimah: 47)

Maka anda harus segera mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan berdo’a dan beribadah, dan janganlah mengeluh serta ketahuilah bahwa rahmat Allah begitu dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Wallahu a’lam .

Sumber: https://islamqa.info

 

About Karisa Pyeli

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan