Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Obrolan Emak-Emak Kalo Lagi Kumpul

0

Emak-emak atau para ibu memang sagat gemar berkumpul. Kegiatan yang biasa dilakukan sembari berkumpul biasanya berupa arisan, jual-beli, masak bersama dan masih banyak lagi. Namun kegiatan-kegiatan tersebut bukanlah tujuan utama. Karena biasanya tujuan utama para emak-emak adalah untuk berbincang-bincang ria. Hal apa sajakah yang biasanya dibicarakan emak-emak saat berkumpul? Berikut ini hal-hal yang biasa dibicarakan, dan pandangan Islam mengenai hal tersebut.

1.Gosipin tetangga

Hal yang digosipkan bisa berupa fakta yang terjadi atau bahkan hanya desas-desus. Hal ini berdampak buruk terlebih lagi yang dibicarakan adalah perihal aib tetangga. Yang ia tidak suka apabila aib tersebut tersebar.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim).

2. Curhat tentang keadaan suami masing-masing

Suami bisa ambil pelajaran bahwa ia baiknya jadi pendengar setia ketika istrinya ingin curhat atau menceritakan kejadian yang ia alami atau ia dengar walaupun mungkin ia tidak tertarik. Sehingga mereka tidak mencurahkan hasrat ingin berceritanya kepada rang lain, yang belum tentu amanah.

3. Gunjing tetangga karena hasad

Sepatutnya apabila seseorang mendapatkan rezeki kia turut bersuka-cita. Namun yang sering diperbincangkan emak-emak adalah keburukan dari rezeki yang diperoleh tetangganya. Misalnya ada tetangga yang baru membeli mobil, sedangkan ia belum. Maka akan timbul dengki dan tanpa sengaja berharap hilangnya nikmat tersebut dari tetangganya. “Hasad adalah membenci dan tidak suka terhadap keadaan baik yang ada pada orang yang dihasad.” (Majmu’ Al-Fatawa, 10: 111).

Padahal Allah berfirman, “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain, (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa: 32).

4. Membicarakan fashion, tas, gamis, sepatu, jam tangan dan sebagainya

Obrolan terjadi di dunia nyata hingga dunia maya. Fokus diri hanya pada fashion. Shingga terkadang tidak merasa qanaah, dan selalu menuntut suami menambah jatah belanja.

5. Kalau emak-emak penggiat dakwah biasanya membicarakan dakwah di keluarganya. Tentang anak gadisnya yang terlalu gaul, suaminya yang workaholic, sampai cara dakwah ke khadimat(asisten rumah tangga)nya. []

Sumber: https://rumaysho.com

 

 



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline