Breaking News
Foto: Shutterstock

Begini Cara Hadapi Anak Tanpa Membentak

Anak adalah anugerah yang Allah titipkan. Mendidik anak merupakan kewajiban bagisetiap orang tua. Namun, terkadang orang tua menaggap anak hanya sebagai manusia dewasa dalam bentuknya yang kecil. Padahal tidak sekadar itu, pikiran, perasaan, dan perilaku mereka jelas berbeda dengan manusia dewasa.

Tidak jarang orang tua membentak dan memarahi anak, ketika mereka berbuat salah. Padahal bersikap keras tentubukan solusi ang baik. Berikut ini adalah cara menghadapi anak yang berperilaku salah tanpa harus membentaknya:

1. Sebut namanya dengan baik dan lembut

Untuk membuat anak fokus terhadap apa yang ingin orang tua sampaikan sebutlah namanya dengan baik dan lembut. Pikiran anak-anak sering tidak fokus. Banyak hal yang bisa dipikirkan, mulai dari soal teman-temannya, sekolah, dan hal-hal lainnya. Maka hal ini perlu dilakukan untuk membuat mereka konsentrasi.

2. Jangan gunakan kata yang kasar

Hindari menggunakan kata atau nama panggilan yang membuat anak tak nyaman. Usahakanlah untuk menggunakan kata-kata positif. Kata-kata kasar atau bernada kasar dapat menganggu dirinya.

3. Lakukan kontak mata

untuk memastikan Umi menaruh perhatian sepenuhnya saat berkomunikasi dengan anak. Posisikan diri agar mata Anda sejajar dengan mata anak. Bisa dengan jonkok atau merunduk.

4. Bersikap Asertif

Asertivitas merupakan suatu kemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain. Gunakan kalimat dan nada yang jelas, positif, dan padat. Sebagai contoh, “Setelah selesai membereskan mainan, Adik boleh nonton TV atau main di luar.” Jelaskan pada anak soal apa yang harus mereka lakukan, apa alasan mereka, dan bagaimana mereka bisa menyelesaikannya.

5. Perhatikan perasaan atau mood yang sedang ia rasa. Di sini Umi memang harus lebih peka dan hati-hati. []

Sumber : Wajibbaca.com

About Karisa Pyeli

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan