Breaking News
gambar: aneka resep makanan di dunia

Tips Agar Makan Daging di Hari Raya Tidak Jadi Bencana

Idul fitri identik dengan sajian makanan yang sangat beragam. Dimulai opor ayam, sate, hingga rendang tersedia di meja makan. Untuk itu kita harus pandai dalam mengantisipasi permasalahan yang mungkin terjadi akibat terlalu banyak mengkonsumsi daging. Berikut beberapa tips kesehatan agar ketika memakan daging tidak menimbulkan permasalahan kesehatan yang dikutip dari tulisan dr.Raehanul Bahrean pada muslimah.or.id,

1.Bagi yang mempunyai riwayat hipertensi atau penyakit pencernaan, sebaiknya makan secukupnya dan tidak larut dalam “pesta daging”

2.Kemudian memilih beberapa makanan yang olahannya baik, misalnya sudah banyak makan sate, jangan tambah lagi makan gulai. Cari yang bahan tambahannnya tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti minyak, santan, rempah-rempah. Lebih baik adalah daging dengan olahan dalam bentuk sop.

3.Hindari yang berlemak, misalnya sate dengan lemak dan sop atau gulai yang ada lemaknya. Begitu juga dengan manisan dan minuman yang manis-manis.

4.Konsumsi juga buah dan sayuran. Misalnya mentimun, tomat dan wortel. Buah-buahan bisa mengimbangi jumlah kalori yang berlebihan.

5.Jangan lupa berolahraga, dengan olahraga maka aliran darah menjadi lancar dan tentunya bisa membuang kelebihan kalori yang ditimbulkan ketika memakan daging kambing olahan.

6.Bagi yang menderita hipertensi yang cukup parah, sebaiknya hanya mencicipi saja atau jika ada daging yang lain misalnya ikan atau ayam, hendaknya dialihkan pada daging jenis ini. Dan yang paling penting adalah mengingat bahwa hipertensi adalah penyakit pola hidup, dan terapinya secara kedokteran tidak hanya obat saja tetapi juga memperbaiki pola hidup.

7.Hendaknya kita jangan makan berlebihan dan menjaga apa yang kita makan. Sebagaimana yang diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR At-Tirmidzi , di-shahih-kan oleh Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah 2265)

Sumber: https://muslimah.or.id



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Cara Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami

Penggunaan siwak mungkin bukan baru kali ini saja. Siwak sudah digunakan sejak zaman dahulu. Fungsinya yang digunakan sebagai alat tradisional pembersih gigi ini ternyata juga memiliki manfaat lain yaitu sebagai pemutih gigi alami.

Tinggalkan Balasan