Breaking News
gambar: Aisya Avicena

Pilih Aku atau Ibumu?

Ketika sudah menikah kepatuhan seorang istri adalah pada suaminya. Sedangkan suami adalah tetap kepada orang tuanya. Namun yang menjadi masalah adalah terkadang seorang suami akan dihadapkan pada kondisi sulit ketika akan berbakti kepada orang tuanya. Hal tersebut dikarenakan istrinya meminta ia memilih antara orang tuanya (biasanya ibu) atau dirinya.

Kondisi itu tidak hanya terjadi pada suami. Sebagian istri pun dihadapkan pada suami yang  dengan alasan kendali penuh terhadap istri. ketika istri meminta izin untuk mengurus orang tuanya tak jarang sang suami meminta ia memilih dirinya atau orang tuanya.

Memang sangat tidak etis jika Anda menyuruh “Pilih Aku atau Ibumu?” setiap pihak tentu akan kesulitan menjawabnya. Baik Anda maupun orang tuanya adalah sama-sama penting.

Misalnya, pasangan telah berjanji akan mengajak Anda untuk pergi makan malam dalam rangka merayakan hari pernikahan kalian. Ketika waktu yang ditunggu-tunggu tiba dan Anda sudah mempersiapkan segala hal untuk hari spesial itu, tiba-tiba Ibunya meminta untuk segera diantarkan ke rumah sakit karena penyakitnya kumat lagi dan perlu pertolongan secepatnya.Jangan sampai dalam kondisi seperti itu Anda meninggikan egoisme Anda dan memintanya memilih.

Jangan sampai orang tua istri atau suami menjadi saingan dalam berebut kasih sayang. Seharusnya orang tua masing-masing pihak adalah sasaran perlombaan antara suami dan istri dalam memuliakan dan membahagiakannya. Menyuruh memilih antara diri Anda atau orang tua adalah pertanyaan egois. Skalipun sekarang tugas dan tanggung jawab Anda adalah membina keluarga kecil menuju kebahagiaan. edua orang tua tentu adalah bagian yang tidak pernah boleh lupa untuk dibahagiakan. []

Sumber: www.keluarga.com

 



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan