Breaking News
Foto: peda.net

6 Tips Sederhana Agar Anak Hafal Al-Quran

Anak adalah peniru yang ulung. Saat kita mengajari atau tidak mengajarinya, anak akan tetap meniru apa yang kita kerjakan. Kemampuan mengingat anak sangatlah baik, contohnya seperti saat ia mendengarkan lagu dengan sekilas. Keesokan harinya ia sudah dapat menyanyikan lagu tersebut.

Umi tentu tidak mau bukan jika potensi yang dimiliki anak digunakan untuk hal yang tidak baik? Maka, ajari anak untuk membaca Al-quran meskipun memang apa yang diucapkan oleh anak masih terbata-bata dan juga belum jelas hurufnya. Sebab Al-quran adalah pedoman bagi kehidupan.

Agar buah hati Anda gemar menghafal Al-quran, berikut kami berikan 6 tips sederhananya:

1. Pujian.

Perlu kita pahami, anak pada usia dini sangat senang mendapatkan pujian dan sanjungan. Bahkan kebanyakan anak usia dini lebih cepat menangkap instruksi dan menuruti permintaan Anda adalah dengan pujian bukan dengan sebuah perintah. Pujian ini akan menjadikan mereka bersemangat dan istiqamah dalam menghafal Al Quran.

2. Hadiah.

Ini adalah cara yang efektif untuk memacu keinginan mereka berprestasi dalam hafalannya. Berikanlah hadiah dan iming-iming lainnya dengan tugas tertentu yang bisa secara mudah dilakukan.

Hadiah tidak harus sesuatu yang mahal, hadiah yang terbaik adalah hadiah yang sekiranya membantu usaha buah hati dalam menghafal Al Quran, contohnya mushaf dengan sampul berwarna-warni, atau MP3 Player berisikan murattal.

3. Menyenangkan.

Jadikan suasana menghafal Al Quran untuk buah hati menjadi menyenangkan. Siapkan ruangan khusus dengan warna dinding yang beraneka ragam dan pernak-pernik lucu digantung atau ditempel, dan pastikan agar tempelannya adalah sesuatu yang berhubungan dengan Al Quran contohnya nama-nama surat ditulis pada karton berwarna ditempelkan di kardus, kemudian dirangkai dengan benang.

4. Cerita.

Bukalah acara menghafal dengan cerita menarik, terutama cerita yang berhubungan dengan ayat yang akan dihafal. Jangan lupa ajak mereka berimajinasi tentang keindahan surga dan imbalan lainnya bagi penghafal Al Quran.

5. Gambar.

Yang tidak kalah pentingnya adalah menunjukkan gambar yang berhubungan dengan surat atau ayat yang sedang dihafal. Ini sangat bagus untuk menguatkan hafalan dengan imajinasi gambar. Lebih bagus lagi apabila ada proses khusus menikmati gambar, contohnya sebelum dijelaskan gambarnya, Anda mengajak buah hati untuk mewarnai gambarnya terlebih dahulu.

6. Murattal perayat.

Yang sangat penting dari semua tips adalah memperdengarkan buah hati murattal Al Quran perayat. Putarkanlah maksimal lima ayat secara berulang-ulang dalam dua sampai tiga hari secara terus menerus. Agar lebih memancing semangatnya, putarkanlah murattal dengan qori anak-anak, contohnya Muhammad Thaha Al junayd, atau ahmad saud. Biarkanlah murattal itu berputar walaupun sang buah hati tidak memperhatikannya secara serius. Karena mereka akan menangkapnya dan mengulanginya tanpa diperintah.

Loading...

Orang tua tentu akan sangat bahagia melihat anaknya dapat menghafal Alqur’an terlebih di usianya yang masih dini. Anak yang menghafal Alqur’an akan memberi mahkota kemuliaan untuk orang tuanya di hari akhir. []

sumber: Dakwatuna



Artikel Terkait :

About Mila Zahir

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan