Breaking News

Wanita Haid Dilarang Keramas, Benarkah?

Mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita mengenai anggapan, bahwa wanita yang sedang mengalami haid dilarang untuk mencuci rambutnya. Namun, tentu kita perlu tahu tentang kebenaran anggapan ini, apakah sesuai dengan dalil yang shahih atau hanya anggapan yang tumbuh begitu saja di tengah-tengah masyarakat.

Disitat dari laman konsultasisyariah.com, Ustadz Ammi Nur Baits menjawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Kami tidak menjumpai satupun dalil yang melarang wanita haid mandi keramas. Sementara kita tahu bahwa mandi keramas termasuk kebutuhan manusia. Andai ini dilarang untuk dilakukan ketika haid, tentu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan melarangnya.

Mungkin alasannya adalah, keramas bisa menyebabkan rambut rontok. Dan menurut mereka menyebabkan rambut rontok secara sengaja hukumnya terlarang. Padahal aturan semacam ini tidak memiliki landasan dalil.

Terdapat fatwa ulama yang menegaskan bahwa wanita haid dibolehkan melakukan keramas. Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang hukum wanita haid melakukan keramas ketika haid. Jawaban beliau,

غسل الحائض رأسها أثناء الحيض لا بأس به‏.‏ وأما قولهم لا يجوز فلا صحة له، بل لها أن تغسل رأسها وجسدها

Wanita haid yang membilas kepalanya dengan air (keramas) ketika haid hukumnya tidak terlarang. Adapun pendapat mereka yang menyatakan bahwa tidak boleh wanita haid mandi keramas, ini pendapat yang tidak benar. Wanita haid boleh mencuci kepalanya (keramas) dan badannya.

Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin, jilid 11, Bab: haid

Demikian, Allahu a’lam. []



Artikel Terkait :

About Mila Zahir

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan