Breaking News
gambar: flowers by ivy

Sebelum Pembalut, Perempuan Zaman Dahulu Menggunakan Apa? (Habis)

Selain menggunakan kain, wol, papyrus, kulit kayu, dan lainnya. Perempuan dimasa lalu juga menggunakan alat-alat berikut untuk mengatasi darah haid.

1. Rumput, ini digunakan oleh perempuan di Afrika dan Australia pada zaman dahulu. Pada awalnya ruput yang diguakan adalah rumput liar. Yang memang sangat tidak nyaman. Namun kemudian mereka beralih ke rumput karpet . Karena dianggap lebih nyaman bagi mereka.

2. Gulungan kertas , ini di gunaka oleh perempuan jepang dimasa lalu. Jepang memang terkenal dengan kualitas kertasnya. Bahkan di masa itu kulaitas kertas buatan Jepang mampu mengalahkan buatan Eropa. Para perempuan di Jepang memakai gulungan kertas dan menempatkannya langsung di bagian intim tubuh mereka untuk mengurangi darah yang mengalir. Dngan menggunakan gulungan kertas. Perempuan di masa ini harus mengganti pembalut 8 sampai 12 kali sehari.

3. Bulu Kelinci yang halus, ini dijadikan pembalut oleh para perempuan suku asli Amerika. Bulu kelinci yang halus besar kemungkinan juga memiliki daya serap yang tinggi.

4. Cara paling alami, dengan tidak menggunakan apa-apa. Hal ini menyebabkan banyak cerita tentang pengasingan atau pengurungan perempuan semasa haid di masa lalu. Hal ini disebabkan haid dianggap sebagai aib. Mirisnya, praktik pengasingan ini masih dilakukan hingga saat di negara seperti Nepal.

Itulah berbagai macam alat yang digunakan saat haid terjadi. Bersyukurlah kita yang saat ini dapa dengan mudah beraktifitas karena adanya penemuan-penemuan baru di dunia perempuan. []

Sumber: www.Hipwee.com



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

rasa syukur, kecantikan, anugrah dari Allah

10 Bahan Alami Mencerahkan Bibir

Keindahan bibir dilihat dari bentuk dan warnanya, konon bibir dengan warna merah merona merupakaan dambaan setiap wanita. Begitu pentingnya bibir bagi penampilan kaum Hawa, bahkan membuat orang rela melakukan berbagai cara memerahkan bibir.

Tinggalkan Balasan