Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Sebelum Pembalut, Perempuan Zaman Dahulu Menggunakan Apa? (1)

0

Haid adalah hal rutinan yang terjadi pada perempuan. Haid bukanlah hal yang baru-baru ini terjadi. Ini merupakan fitrah yang terjadi sejak dahulu kala. Beruntungnya saat ini perempuan bisa tetap beraktifitas dengan menampung aliran darah haid pada pembalut. lalu bagaimana dengan perempuan-perempuan di masa sebelum pembalut diciptakan? Berikut ini beberapa alat yang digunakan sebelum diciptakannya pads atau pembalut pada abad 19:

1. Menggunaan kain, berbagai bentuk kain deigunakan perempuan. Di mulai yang dijahit menyerupai pakaian dalam. Atau dipakai langsung dalam bentuk kain yang di lipat-lipat.

2. Tanaman papyrus yang sudah direndam. Di Mesir kuno Papyrus ini berfungsi sebagaimana kertas di masa itu. Namun selain untuk menulis tekstur papyrus yang berserat ini dianggap mampu mengatasi darah menstruasi pada perempuan.

3. Wol, ini terjadi pada masa Ynani kuno. Hippocrates, seorang tokoh Yunani Kuno pernah menuliskan tentang penggunaan wol untuk perawatan diri perempuan di zaman ini. Khususnya ketika sedang ‘datang bulan. Wol dipilih karena sumber daya alam tersebut memang banyak tersedia di Yunani saat itu.

4. Kulit kayu cedar sebagai tampon dan bahkan popok, ini digunakan penduduk asli Amerikazaman dahulu. Kuit kayu cedar digunakan karena diantara kulit kayu yang lain, kulit kayu Cedar termasuk yang paling lembut, tipis, dan memiliki daya serap yang lumayan.

5. Kulit kerbau yang diasapi, ini digunakan perempuan suku Arikara di Amerika. Hal itu dikarenakan Kerbau adalah sumber daya alam yang berlimpah di wilayah ini. Perempuan dimasa ini memanaskan dan mengeringkan kulit kerbau. kemudian kulit tersebut diasapi untuk membuka pori-pori sehingga dapat menyerap cairan.

6. Spons laut, ini digunakan oleeh Perempuan zaman dahulu di pesisir Yunani. Spons yang digunakan adalah spons alami yang berasal dari laut. Meskipun spons lautjika tidak dibersihkan dengan benar mengandung bahaya. Namun perempuan disana tetap menggunakannya untuk mengatasi darah menstuasi.[]

Sumber: www.hipwee.com



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline