Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Ayahku Seorang Tukang Batu

0

 
Seorang ayah tanpa sengaja mendengar percakapan istri menasehati anaknya yang merasa rendah diri karena ayahnya seorang tukang batu (kuli).

“Nak apakah kamu tahu, bahwa gedung bertingkat, jalan tol, jembatan layang bisa digunakan butuh orang seperti ayahmu untuk mengerjakannya, memang ada para pengusaha dan investor untuk membiayainya.”

“Ada arsitek dan desain interior yang merancangnya dan juga ada para manajer dan mandor yang mengawasinya.”

“Tapi tanpa ada orang seperti ayahmu yang menggali tanah, mengaduk pasir dan semen, menyusun batu kali untuk pondasi, kemudian menjadikannya sebuah tembok yang kokoh dan tidak mudah ambruk, semua impian mereka tidak akan terwujud tanpa orang-orang seperti ayahmu.”

“Di setiap rumah sakit, bank, gedung perkantoran, terdapat sidik jari dan butiran keringat ayahmu, yang melekat didinding bangunan itu,” lanjut si ibu dengan kasih sayang.

Si anak kemudian menghampiri dan memeluk ibunya sambil berkata, “Terimakasih ibu, engkau telah membuat aku percaya diri dan bangga mempuyai ayah seorang tukang batu.”

Si ayah yang mendengar percakapan mereka masuk dan berkata sambil mengelap air mata, “Terimakasih kalian telah membuat hidup ayah menjadi sangat berarti.” []

Artikel ini viral di media sosial dan blog. Kami kesulitan menyertakan sumber pertama.



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline