Breaking News
Foto: Rumah Memez

Bolehkah Istri Sedekahkan Harta Tanpa Izin Suami?

Apabila kita bicara tentang harta, tentu akan berbicara pula tentang kepemilikannya. Dalam rumah tangga, antara suami dan istri memiliki pengertian harta yang berbeda. Harta suami merupakan harta istri pula. Sedangkan harta istri, itu mutlak miliknya.

Dan dalam harta yang kita miliki itu terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Jadi, jangan sampai kita memelihara sifat kikir dalam diri. Sebab, hal itu akan mendatangkan kesengsaraan dalam hidup. Sang pemilik harta sesungguhnya -Allah SWT- bisa saja mengambilnya sekaligus dari diri kita, akibat keengganan kita mengeluarkan sedikit harta untuk membantu sesama.

Sebagai seorang istri yang baik dan beriman kepada Allah SWT, maka tidak mengapa jika ia pun ingin menyedekahkan hartanya. Yang berarti ia memberikan sedikit dari hartanya kepada orang lain yang membutuhkan. Sebab, hal itu termasuk dalam kategori perbuatan mulia, yang insya Allah diridhai oleh-Nya. Tapi, bagaimana jika seorang istri yang menyedekahkan hartanya itu tanpa izin dari suaminya?

Diriwayatkan oleh Muslim dari Maimunah binti Harits, Maimunah memerdekahkan seorang gadis kecil budak di zaman Rasulullah ﷺ. Lalu, peristiwa tersebut diceritakannya kepada Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ bersabda, “Kalau engkau berikan budak itu kepada bibi-bibimu (akhwaalaki) niscaya pahalanya akan lebih besar bagimu.”

Bukhari meriwayatkannya dengan pakai “TA” ganti “LAM”. Yakni, kata “akhwalaaki” (bibi-bibimu) diganti kata “akhawaataki” (saudara-saudaramu).

Imam Malik meriwayatkannya pula dalam Al-Muwatha’ dengan kalimat, “Athaytahaa ukhtaki (seandainya budak itu engkau berikan kepada saudara perempuanmu).”

Semua riwayat itu shahih, tidak ada perselisihan. Sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi, Rasulullah ﷺ memang mengatakannya demikian semuanya.

Hadis tersebut menunjukkan kepada dua arah.

Pertama, supaya menunjukkan kemauan baik yang sungguh-sungguh terhadap saudara-saudara atau karib kerabat ibu, sebagai hak memuliakan ibu. Dan tindakan itu menjadi tambahan dalam berbuat baik terhadap ibu.

Kedua, seorang istri boleh mendermakan hartanya pribadi tanpa izin suami. Allahhu A’lam. [] Sumber: inspiradata.com



Artikel Terkait :

About Mila Zahir

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan