Breaking News

6 Hal Ini yang Buat Orang Salah Pilih Pasangan

 

Banyak mahasiswa yang merasa salah pilih jurusan di semester awal perkuliahan, rasanya wajar, lalu bagaimana jika kita merasa salah pilih pasangan hidup setelah pernikahan? Wajarkah?

Begitu menikah, barulah tahu ternyata pasangan hidup kita sama sekali tak seperti yang kita harapkan. Istri selalu gosong kalau masak ataupun menyetrika, tidak bisa apa-apa selain makan, tidur, dan berdandan, atau suami suka bersikap kasar, tidak pernah memuji, tidak pernah mau membantu.

Tentu saja merasa salah pilih pasangan hidup merupakan hal yang tidak mengenakkan. Setidaknya ada 5 alasan mengapa seseorang bisa mengalami salah pilih pasangan hidup:

  1. Tidak benar-benar melakukan shalat istikharah sebelum menikah

Dikarenakan sudah sangat yakin bahwa calon suami atau istri merupakan yang terbaik, banyak yang menyepelekan pentingnya shalat istikharah sebelum pernikahan.

Atau, sudah shalat istikharah, dan sudah diberikan tanda-tanda bahwa dia bukanlah jodoh yang baik untuk kita, misalnya segala proses terasa sulit dan rumit alias ngejelimet, tapi kita masih saja memaksakan menikah dengannya. Maka, setelah pernikahan, barulah kita merasakan akibat mengabaikan hasil istikharah.

  1. Terlalu berbaik sangka pada diri sendiri, alias takabur

Wanita baik untuk pria baik. Karena merasa sudah menjadi orang baik, lalu banyak orang yang pede akan mendapatkan pasangan hidup yang sebaik dirinya, akhirnya kurang waspada dan tidak menyadari bahwa merasa diri sendiri baik adalah suatu masalah.

  1. Naif

Mungkin karena terlalu sering membaca novel, nonton film, baca komik, atau baca buku motivasi pernikahan, sehingga merasa pernikahan itu romantis, menikah dengan siapapun tidak apa-apa. Akhirnya, kepolosan atau sifat naïf ini membuat asal-asalan ketika memutuskan untuk memilih si dia jadi pasangan hidup.

  1. Ekspektasi atau tuntutan terhadap pasangan terlalu besar

Kita mengira pasangan hidup kita akan memberikan kebahagiaan, mendatangkan banyak rezeki, dllsb, sehingga ketika tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan, kita pun merasa salah pilih. Kita lupa untuk mengintrospeksi diri alih-alih selalu menyalahkan pasangan yang tidak sesuai harapan.

  1. Belum mengenal diri sendiri

Bisa juga terjadi salah pilih pasangan hidup karena sebelum pernikahan kita tidak tahu kriteria apa yang dibutuhkan.

Kita pikir dengan jago masak, pandai merawat anak, wajah cantik, itu saja sudah cukup untuk kriteria istri shalihah, ternyata setelah menikah baru tahu kalau istri sangat pasif dan tidak punya inisiatif, tidak kreatif, atau terlalu boros dan selalu mencela suami, jadilah kita merasa cepat jenuh dan merasa salah pilih pasangan.

Loading...
  1. Terlalu pilah-pilih sebelum menikah

Ada juga yang akhirnya merasa salah pilih pasangan hidup justru karena terlalu banyak kriteria dan kelamaan pilah-pilih calon suami/ istri. Karena terlalu pemilih itulah akhirnya sensitif terhadap kekurangan pasangan setelah pernikahan, seolah-olah pasangan hidup kita tak boleh punya kekurangan.

Itulah beberapa alasan seseorang mungkin saja merasa salah pilih pasangan hidup. Hal yang perlu diingat adalah bahwa pernikahan bukanlah permainan, yang bisa dengan mudah disambung atau diputus. Merasa salah pilih pasangan bukanlah alasan untuk tidak berbakti pada suami atau istri kita. []

 

Sumber: Ummi

 



Artikel Terkait :

About Eppi Permana Sari

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan