Breaking News

Muslimah Ini 3 Jenis Hati yang Penting Diketahui

Hati merupakan penentu kualitas seseorang. Hati yang bersih akan membawa pada kehidupan yang berbahagia, penuh syukur dan kedekatan dengan Allah. Sbaliknya hati yang kotor akan membawa diri pada banyak kesengsaraan, keserakahan dan kekufuran. Ada tiga macam-macam hati yang perlu diketahui, tujuannya untuk menilai berada dimanakah kualitas hati kita saat ini? Ketiga jenis hati tersebut adalah sebagai berikut,

1. Hati yang bersih

Orang-orang yang berhati bersih adalah mereka yang mudah menerima kebenaran. Hatinya menjadi sangat peka apabila berbuat suatu kesalahan. Dan mereka yang memiliki hati ini adalah orang-orang yang beruntung.

Sebagaimana Allah subhānahu wa ta’āla berfirman: “(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.” (QS. Asy-Syu’āra’: 88-89).

Ibnu Qayyim rahimahullāh berkata: “al-qalb as-salīm adalah hati yang bersih dari kesyirikan, kebencian, kedengkian, keirihatian, kekikiran, kesombongan, kecintaan pada dunia dan kekuasaan, serta bersih dari semua nafsu yang bertentangan dengan firman-Nya, bersih dari semua syubhat (ketidakjelasan) yang bertentangan dengan sunnahnya, bersih dari semua kehendak yang menandingi kehendak-Nya, dan bersih dari semua pemutus yang memutus hubungannya dengan Allah.”

2. Hati yang mati

Hati yang mati tidak dapat membedakan antara kebenaran dan kesalahan. Hatinya mati dari menerima nasihat, bebal, dan susah diperbaiki. Allah subhānahu wa ta’āla berfirman: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah); mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah); dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’rāf: 179).

3. Hati yang hidup tapi berpenyakit.

Ini adalah yang paling berbahaya, hatinya mengetahui bahwa suatu hal benar dan suatu hal salah. Tetapi ia mengabaikannya demi nafsu semunya. Orang-orang munafiklah yang memiliki hati berpenyakit. Ia mengetahui kebenaran tetapi menyembunyikannya.

Allah subhānahu wa ta’āla berfirman: “Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Hajj: 52).

Jangan biarkan hatimu wahai muslimah mati atau hidup tetapi berpenyakit. Selalu rawat dan bersihkanlah hatimu. Ada banyak cara membersihkannya misalnya dengan berzakat atau beriztigfar. []

Sumber: https://muslimahzone.com

 

 



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan