Breaking News

Kepatuhan Istri adalah Dambaan Suami

Wahai wanita Muslimah, setiap laki-laki mendambakan seorang istri yang bersikap patuh dan tunduk kepada suaminya. Kewibawaan dan kepemimpinan suami akan tetap terpelihara selagi sang istri mampu mewujudkan kepatuhan dan ketaatan kepada suaminya. Wajib bagi setiap istri mentaati ajakan suaminya dalam kebaikan dan kebenaran. Apabila sang suami memerintahkan suatu kemaksiatan tidak boleh kita mentaatinya, karena tidak boleh menaati makhluk dalam rangka bermaksiat kepada Allah SWT.

Dari Abu Hurairah Ra. Rasulullah SAW bersabda:

“Jika seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, maka ia masuk syurga dari pintu mana saja ia sukai,” (HR. Imam Ibnu Hibban).

“Dan demi dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah seorang laki-laki mengajak isterinya ke tempat tidur lalu menolaknya, maka dzat yang ada di langit murka terhadapnya hingga suami ridha kepadanya,” (HR. Imam Muslim).

Diantara kewajiban seorang istri adalah menunaikan tugas-tugas rumah tangga dan tidak keluar rumah kecuali atas izin suaminya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Seorang wanita bertanggungjawab atas rumah suaminya dan ia akan ditanya tentang pertanggungjawaban itu,” (HR. Imam Bukhari).

Adapun memanjakan wanita dari tugas rumah tangga dan laki-laki menjadi pengganti dalam mengerjakan pekerjaan rumah, melayani istri, memasak, dan mengatur rumah merupakan tradisi dan kebiasaan yang mungkar dan tercela, karena Allah SWT berfirman:

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf” (QS. Al-Baqarah ayat 228).

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena itu Allah telah melebihkan sebagiana mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka,” (QS. An-Nisa ayat 34). []

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh/karya: Zaenal Abidin bin Syamsudin/penerbit: al-Manar



Artikel Terkait :

About Mila Zahir

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan