Breaking News
gambar: webmuslimah

Keterlaluan, Suami ini Pura-pura Mandul Pada Istrinya

Suatu ketika ada pasangan suami istri yang sudah menikah selama empat tahun. Selama kurun waktu tersebut mereka masih belum dikaruniai keturunan. Tetangga sekitar pun mulai membicarakan keduanya. Dan bertanya-tanya siapakah diantara mereka yang merupakan faktor penyebabnya? Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaanLalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter.

Sang suami berbincang-bincang lama dengan dokter. Sementara istrinya menunggu di luar. Setelah beberapa lama sang suami meminta istrinya masuk ke dalam ruangan dokter. Dokter pun membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.” Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT. Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya. Kabar tersebut pun tersiar di keluarga dan masyarakat sekitar.

Lima tahun pun berlalu dan keduanya masih bersama dalam kesabaran. Namun di suatu hari hal menegangkan pun terjadi. Sang istri berkata “Wahai suamiku, aku telah bersabar selama Sembilan tahun, aku tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata. Betapa baik dan shalihah nya diriku telah setia mendampingi suami yang tidak mampu memberikan keturunan selama sembilan tahun. Namun, sekarang rasanya aku sudah tidak bisa bersabar lagi, aku ingin engkau segera menceraikanku, agar aku bisa menikahi laki-laki lain dan memiliki keturunan darinya.”

Mendengar hal itu sang suami berkata: “Istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita harus bersabar”. Mendengar itu sang istri pun menyetujui untuk bersabar tetapi hanya dalam waktu satu tahun. Jika selepas itu masih tidak diberi keturunan ia meminta untuk diceraikan. Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal. Mendengar kabar tersebut sang istri kembali marah dan berkata “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikanku!”

Sehari kemudian sang suami meminta izin untuk pergi keluar negri untuk perjalanan dinas. Dan jika ada kesempatan ia pun akan mencari pendonor ginjal. Tak berapa lama jelang kepergian sang suami. Dokter mengabarkan bahwa sudah ada orang yang akan mendonorkan ginjal pada sang istri. Sang istri bersyukur namun tetap hatinya merasa kesal karena disaat seperti ini suaminya justru ke luar negri dan tidak menemaninya.

Sembilan bulan sesudah operasi sang istri pun melahirkan seorang anak, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syariah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Quran dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim. Hal tersebut melengkapi kebahagiaan keluarga mereka.

Suatu hari sang suami melaksanakan tugas dinas di luar kota. Saat berangkat ia lupa menyimpan buku hariannya. Sehingga buku yang penuh rahasia itu tergeletak di atas meja. Sang istri yang penasaran pun membaca buku harian itu. Lembar demi lembar yang dibacanya membuat hatinya begitu tersayat. Ia pun tak henti menangis. Ternyata selama ini sang istrinyalah yang mengalami kemandulan. Sang suami meminta dokter untuk mengatakan bahwa ia yang mandul agar isstrinya tidak berputus asa dan memaksanya menikah lagi. Selama ini sang suami menahan begitu banyak beban namun dia tetap bersabar karena yakin pada pertolngan Allah.

Mengetahui hal tersebut sang istri begitu menyesal. Ia pun menjadi sangat berbakti kepada suami yang begitu mencintainya. []

Sumber:

www.Dakwatuna.com

www.dakwah-pedia.blogspot.com



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

12 Inspirasi Desain Mushola Kecil di Rumah

Musala meskipun ukurannya minimalis, jika bersih dan nyaman, pasti akan membuat kita semakin khusyuk saat beribadah. Ingin menghadirkan musala di rumahmu meski hanya berukuran minimalis?

Tinggalkan Balasan