Breaking News

Jika Engkau Lelah Istriku

Dikisahkan ada sepasang suami istri yang memiliki tujuh orang anak. Suatu hari, sang istri menagis sesegukan sembari memasak makanan. Melihat hal itu sang suami bertanya, “Wahai Istriku, apa yang membuatmu menangis?” sang istri menjawab dengan nada pilu, “Aku menangis karena merasa sangat lelah harus mengurus keluarga dan melakukan segala pekerjaan rumah.”

Lanjutnya “Aku mengurus tujuh anak kita dengan tabiatyang berbeda-beda. Aku harus menyediakan makanan, membereskan rumah, mencuci baju yang sangat banyak. Aku bekerja 24 jam sehari. Rasanya, aku tidak sanggup lagi untuk melakukan semua ini.”

Mendengar itu Sang suami tersenyum dan bertanya, “Apa yang harus aku lakukan?” Istrinya pun menjawab agar sang suami mencarikan untuknya seorang budak untuk membantu meringankan pekerjaannya. Dengan sabar sang suami pun memberi nasihat kepada istrinya, “ Istriku, Allah senantiasa membantu hamba-Nya yang tidak pernah berputus asa dan ikhlas dalam mengerjakan apa pun yang mengandung kebaikan.”

“Kau adalah seorang istri yang sangat sabar dalam menjaga keluargamu, seorang ibu yang menjadi teladan bagi ketujuh anakmu, dan menjadi pendampingku yang salihah dengan beratnya tugas-tugasmu. Aku bisa saja mencarikan seorang Pembantu untuk meringankan pekerjaanmu. Namun, jika kau tetap mengerjakan semua kebaikan itu untuk keluarga kita maka Allah akan menghapus semua salah dan dosamu.”

Sang suami kemudian berkata lagi, “Istriku yang shalihah, perempuan yang tidak pernah lelah menjaga keluarganya dan ikhlas dengan apa yang dilakukannya, Allah akan menetapkan setiap butiran keringatnya menjadi kebaikan yang dapat melebur keburukannya sekaligus mengangkat derajatnya.”

Setelah itu ia membelai lembut istrinya yang tertunduk malu kemudian melanjutkan nasihatnya, ia mengingatkan istrinya mengenai kisah Fatimah putri Rasulullah yang dinikahi Ali pemuda yang miskin. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah justru berkata “Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.”

Nasihat dari seorang ayah kepada putrinya yang sedang mengeluh akibat kesulitannya. Justru bukan dengan mencari jalan pintas melainkan dengan menenangkan hatinya.

Sang istri pun menangis karena merasa malu kepada Allah. Sejak itu, dia tak pernah lagi mengeluh. Dan meawat keluarganya dengan ikhlas dan sepenuh hati. Betapa Agung dan Mulianya Posisi Wanita dalam rumah tangga ketia ia rela dan ikhlas menjalani Fitrahnya sebagai seorang Istri. []



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Jangan Tinggalkan Shalat

Tidak semua ibadah termasuk rukun Islam. Ini menunjukkan ibadah-ibadah yang termasuk rukun Islam adalah ibadah yang sangat penting dan urgen. Dan diantaranya adalah shalat.

Tinggalkan Balasan