Breaking News
gambar: info unik

Dalam Islam, Bolehkah Tanya Mau Minum Apa Pada Tamu?

Memuliakan tamu adalah hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan banyak pahala yang dijanjikan Allah bagi mereka yang pandai memuliakan tamu. Adab Menerima tamu pun menjadi bahasan yang cukup panjang dan tidak boleh dilewatkan, sebagai mahluk sosial yang tentunya pasti akan mengunjungi atau pernah berkunjung satu sama lainnya.

Sudah menjadi tradisi sebagian masyarakat Indonesia. Apabila ada tamu yang berkunjung. Seorang tuan rumah akan bertanya “Mau minum apa?”. Hal demikian bagi orang yang keadaan ekonominya baik tentu bukan hal mustahil untuk memenuhi keinginan tamu tersebut. Tetapi bagi mereka yang keadaannya pas-pasan terkadang pertanyaan “Mau minum apa?” ditambah lagi dengan penegasan  “Tapi adanya hanya air putih dan air teh”. Apakah adab tersebut dipandang baik dalam Islam?

Padahal salah satu adab yang disebutkan dalam kitab Ihya’ Ulum Ad-Diin karya Imam Al-Ghazali, yakni adab keempat adalah, “Janganlah seseorang mengatakan pada tamunya, “Mau tidak saya menyajikan engkau makanan?’.”

Adab yang paling tepat adalah tuan rumah menyajikan apa saja yang dimilikinya tanpa harus bertanya terlebih dahulu. Sbagaimana dinyatakan Imam Sufyan Ats-Tsauri, “Jika saudaramu mengunjungimu, maka jangan bertanya padanya, ‘Apakah engkau mau makan?’ Atau bertanya, ‘Apakah aku boleh sajikan makan untukmu?’ Akan tetapi yang baik, jika ia mau makan apa yang disajikan, syukurlah. Jika tidak mau menikmatinya, tinggal dibereskan sajian tersebut.”

Dengan menerapkan adab ini baik pihak tuan rumah ataupun tamu tidak akan mengalami kesulitan. Itulah indahnya adab seorang muslim yang dicontohkan oleh Rasulullah. []

 

sumber: www.rumaysho.com

 



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan