Breaking News
gambar: biblioblogliblary

Setelah Lakukan Ini, Pukulah Istrimu!

Memukul seorang istri yang membangkang dan berperilaku buruk, diperbolehkan. Namun hal tersebut harus dengan alasan untuk meluruskan tabiat istri. Memukul adalah pilihan terakhir, laki-laki hanya diperbolehkan memukul istrinya apabila telah melewati hal-hal berikut ini,

1. Hal pertama yang harus dilakukan suami terhadap istri yang berbuat nusyuz adalah dengan menasihatinya.

2. Membiarkannya dan tidak tunduk dan takluk pada istri di tempat tidur, tidak berhasil. Sebab tempat tidur adalah tempat para istri menegaskan kendali dan kekuasaan mereka. Apabila suami lemah dalam membiarkan mereka yang tidak patuh maka tentu suami tak bisa mengharapkan ketaatannya. Suami tidak boleh meninggalkan kamar tidur, lalu tidur di kasur lain. Tetapi cukuplah baginya dengan membelakangi sang istri. Agar tampak jelas kemampuannya dalam mempergunakan kehendaknya.

Apabila langkah-langkah tersebut tidak mampu menundukan seorang istri. Sehingga ia tetap berperilaku nusyuz seperti durhaka dan membangkang. Dengan kondisi demikian maka suami diperbolehkan memukul istri. Namun itu pun dalam batasan tertentu, seperti pukulan tidak menyebabkan sakit dan tidak menimbulkan bekas. Inilah yang dimaksud “Pukulah mereka”

Rasululullah saw bersabda, “Janganlah kalian memukul para sahaya Allah!” Umar datang dan berkata kepada Rasulullah saw seraya berkata,“Para wanita berani kepada suami mereka.” Mendengar hal tersebut, beliau memberikan izin untuk memukul mereka.

Beberapa waktu kemudian banyak para istri yang datang ke rumah rasulullah untuk mengadu. Rasulullah pun bergegas menuju masjid. Ia mengumpulkan saabat-sahabatnya, lalu beliau bersabda, “Sejumlah perempuan telah mendatang rumah keluarga Muhammad. Mereka mengadukan suami-suami mereka. Para suami itu bukanlah orang terbaik diantara kalian.” (HR Abu Dawud)

Memukul adalah solusi terakhir ketika tidak ada jalan keluar yang lain. Yakni ketika langkah pertama dan kedua tidak berhasil. Itu hanyalah kondisi darurat yang berlaku bagi wanita yang tabiatnya hanya lurus dengan pukulan. Pukulan itu pun tidak boleh menimbulkan rasa sakit yang hebat kepadanya. Rasulullah saw bersabda, “Hindari bagian wajah.”

Ingatlah bahwa para suami akan dimintai pertanggung jawabannya apabila memukulnya dengan pukulan yang menyakitkan atau memukul bukan untuk memperbaiki ahlak istrinya. []

 

sumber:  Islam Rahmatan lil ‘alamin.Muhammad Fethullah Gulen.Republika:Jakarta.2011



Artikel Terkait :

About Karisa Pyeli

Check Also

Ingin Rezeki Suami Lancar? Lakukan Amalan Ini

Istri yang sosoknya terlihat lemah, ternyata memiliki energi yang luar biasa. Sebagai seorang istri, wanita mampu menjadi inspirasi yang mampu menghantarkan sang suami ke jenjang kesuksesan yang sepintas mustahil dijangkaunya.

Tinggalkan Balasan