Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Berhati Tangguh dan Lembut, Ini Wanita Pertama yang Berperang di Jalan Allah SWT

0

Sosoknya shalihah, ahli ibadah, ibu dan istri idaman, serta terdepan dalam jihad di jalan Allah Ta’ala. Wanita yang dijamin surga baginya oleh Nabi ini, bukanlah wanita biasa. Beliau tercatat sebagai satu di antara dua wanita yang mengikuti Baiat ‘Aqabah pertama, primadona dalam Perang ‘Uhud, menjadi yang terjamin surga dalam Baiat Ridhwan, dan memiliki andil amat besar dalam perang Hunain dan Yamamah.

Disebutkan dalam Sirah-nya, Ibnu Hisyam meriwayatkan bahwa muslimah penuh pesona surga ini kerap disebut dengan tiga nama; Ummu Umarah, Ummu Imarah, dan Ummu Amarah. Salah satu putri dari Ka’ab bin Amru ini disebutkan oleh Abu Nua’im sebagai muslimah agung yang tidak gentar melawan musuh di medan perang, berpedirian kokoh, dan ahli ibadah. Sedangkan Imam adz-Dzahabi mengatakan, “Dia adalah wanita mulia dan pejuang.”

Meski sibuk di kancah dakwah dan jihad, Ummu Umarah juga menjadi ibu dan istri teladan sepanjang zaman. Pertama kali, ia dinikahi oleh Zaid bin ‘Ashim. Dari pernikahan nan barakah ini, Allah Ta’ala mengaruniakan kepada mereka dua sosok putra penyejuk jiwa yang turut serta dalam jihad perang Uhud; ‘Abdullah dan Habib.

Setelah suami pertamanya meninggal, janda Ummu Umarah dinikahi oleh Ghazyah bin Amru. Kepada sepasang kekasih penuh barokah ini, Allah Ta’ala
kurniakan seorang putri bernama Khaulah. “Secara keseluruhan,” tulis Syeikh Mahmud al-Mishri dalam Shirah Shahabiyah, “keluarga dan anak-anak Ummu Umarah memiliki peranan penting dalam perjuangan menegakkan Islam.”

“Sebagai seorang istri,” lanjut Syeikh Mahmud al-Mishri, “Ummu Umarah merupakan istri yang paling memahami kewajibannya.” Sedangkan perannya sebagai seorang ibu, lanjut penulis asal Mesir ini, “Ia memiliki jiwa yang penuh kasih sayang.”

Hal lain yang selayaknya menjadi perhatian Muslimah akhir zaman ini, Ummu Umarah juga tercatat sebagai muslimah ahli ibadah. Siang hari digunakan untuk berpuasa (atas izin suaminya), sedangkan malam harinya dimanfaatkan untuk shalat dan dzikir kepada Allah Ta’ala. []

Sumber: Kisahhikmah.com



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline