Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Konten Negatif Muncul saat Pembelajaran Daring

0

Baru-baru ini para orangtua dihebohkan dengan munculnya konten negatif saat proses pembelajaran daring. Diduga situs belajar daring itu adalah gurubp.com.

Sebuah konten negatif tersisip dalam video pendek berdurasi 33 detik yang menampilkan soal-soal dan jawaban pelajaran.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pun menerima pengaduan terkait masalah ini karena cukup meresahkan.

Pengaduan yang dilakukan oleh masyarakat diterima KPAI melalui pengaduan online pada tanggal 12 Agustus 2020.

Secara lebih lanjut, berikut penjelasan mengenai tanggapan KPAI terkait konten negatif yang muncul saat pembelajaran daring yang dikutip dari laman Popmama.com.

1. KPAI lakukan koordinasi Kominfo

Menindak lanjuti kasus konten negatif yang muncul saat pembelajaran daring, KPAI sudah melakukan koordinasi dengan kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) dan Dirktorat Tindak Pidana Siber Mabes Polri RI.

Komisioner bidang pornografi dan cybercrime KPAI Margaret Aliyatul Maimunah menyampaikan, “KPAI sudah melayangkan surat kepada Kominfo RI dan Direktur Tindak Pidana Siber Mabes Polri RI untuk segera melakukan tindak lanjut dalam kasus ini, demi kepentingan terbaik dan tumbuh kembang anak”.

2. Menjawab keresahan masyarakat, khususnya para orangtua

Tindakan KPAI terkait kasus ini dilakukan untuk menjawab keresahan masyarakat. Khususnya para orangtua yang mengkhawatirkan anak pada saat Pelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Para orangtua tak ingin anak-anak yang belajar dengan menggunakan sistem daring terpapar konten negatif. “Kami tidak mau kasus ini terlalu berlarut sehingga KPAI mengambil sikap agar kasus ini bisa terselesaikan. Anak-anak dan orangtua pun akan lebih nyaman dan aman dalam penggunaan teknologi internet selama PJJ” jelas Margaret.

3. Orangtua perlu berperan aktif dan lakukan pengawasan selama PJJ

Sebagai guru pengganti selama PJJ di masa pandemi, orangtua pun disarankan untuk berperan aktif dalam melakukan pendampingan pada anak saat menggunakan gadget. Terlebih, saat PJJ yang menggunakan teknologi internet.

“Selain dengan penanganan konten, pendampingan orangtua terhadap anak dalam penggunaan gadget sangatlah penting. Terutama saat proses PJJ melalui daring, agar anak terhindar dari konten negatif/pornografi dan berbagai kejahatan siber” kata Margaret.

Ia juga menambahkan, sebaiknya guru dapat memberikan informasi tentang literasi digital kepada orangtua dan anak-anak sehingga terhindar dari berbagai konten negatif di internet. []

Sumber: Popmama



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline