Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Tips Menolak Lamaran tanpa Menyakiti

0

Pengennya dilamar seseorang yang langsung klik di hati. Padahal kenyataannya yang datang justru seringkali tak sesuai harapan. Mau nolak takut dia sakit hati. Bisa-bisa cinta ditolak dukun bertindak. Ngeri ya kan.

Berikut tips menolak agar tak menyakiti

1. Jangan menolak dengan cara yang menyakitkan

Stop membahas fisik/ status sosialnya. “Kamu ngga ganteng, aku ngga mau.” “Kamu miskin aku ngga mau”.

Yang berbau fisik pasti sangat menyakitkan. Ganti dengan alasan lain dengan cara yg baik. Jika kamu bingung menyampaikan, pasrahkan pada orangtuamu. Musyawarahkan sebelum menjawab. Karena salah kalimat sedikit saja bisa berujung menyakiti hatinya.

2. Jangan memberi jawaban menggantung/ Stop PHP

“Kita ngga pernah tau ke depan jalannya seperti apa. Sementara ini aku masi mau kuliah dulu. Nanti setelah itu baru aku mau nikah.”

Ini membingungkan. Kadang laki-laki mengira kamu mau dengannya setelah dia menunggu. Padahal sebetulnya kamu ngga mau. Kalo sejak awal sama sekali ngga tertarik bilang aja, “Mohon maaf saya udah ada calon.” Itu lebih baik daripada memberikan jawaban menggantung.

3. Jangan menyebarkan penolakan.

“E tau ngga si, si itu kemarin ngelamar aku tapi aku tolak.”

You know, itu sangat menyakitkan. Jaga harga diri laki2 yg telah bersusah payah memberanikan dirinya untuk bertemu orangtuamu & meminta izin pada mereka. Jaga rahasianya.

4. Jangan bangga setelah menolak

” Kemarin aku abis nolak cowok lagi. Banyak banget tau yg mau sama aku.”
Jangan sombong. Di waktu menolak kita menyombongkan diri sementara kita ngga pernah tau masa depan seperti apa.

Gimana kalo suatu ketika kamu ditolak oleh seseorang yang paling kamu harapkan di dunia ini?

5. Tolak demi kebaikan

Pastikan alasan kamu menolak memang Benar-benar karena sesuatu yg syar’i. Agamanya yang kurang baik, akhlaknya kurang baik dll Usahakan jangan menolak karena fisik/ status sosial. Tapi jika kamu sama sekali ngga tertarik juga ngga perlu dipaksakan.

Loading...

6. Pastikan kamu telah berdiskusi dengan seluruh anggota keluarga serta telah meminta petunjuk dari Allah sebelum memutuskannya. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline