Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Saat Hijrah Bertemu Mantan Pacar, Bagaimana?

0

Proses hijrah tidak selalu mulus. Pasti ada saja cobaannya. Meninggalkan masa lalu dengan bertaubat dan meyakinkan diri untuk tidak mengulangi, merupakan ujian yang berat. Tapi jangan sampai mundur barang selangkah pun untuk meraih suatu kemenangan yang Allah janjikan, yaitu surga.

اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ

Inna Lil-Muttaqina Mafaza
“Sungguh, Orang-Orang Yang Bertakwa Mendapat Kemenangan,” (An-Naba: 31)

Sebab Allah janjikan kemenangan bagi orang yang bertaqwa, maka hijrah menjadi salah satu jalannya.

Ujian yang datang beragam. Jangan sampai dibuat lengah. Namun bagaimana jadinya jika ujian itu datangnya melalui sang mantan, dia yang pernah memberikan kenangan terindah dalam jalan kemaksiatan.

Haruskah langsung menghindar atau boleh basa basi terlebih dahulu?

BACA JUGA: Hijrah Menjadi Wanita Shalihah

Maka disini yang utama ialah ingat kembali bahwa selalu ada ujian dalam proses hijrah dan tujuan hijrah kita ialah Ridho Allah. Jangan sampai teringat atau ingin mengulangi kembali kenangan bersamanya di masa jahiliyah.

Untuk itu jadikan selalu Allah Ta’ala sebagai tujuan dan pembimbing proses hijrah. Artinya, segala yang kita lakukan harus sesuai arahan Islam.

Jalan terbaik yang dipilih seorang hamba adalah ketika ia memilih:

1. Yang terbaik untuk agamanya, bukan untuk kenikmatan dunia

2. Ia menyandarkan pilihannya kepada Allah Ta’ala, artinya menguatkannya dengan sholat istikhoroh dan sholat hajat untuk memilih yang terbaik.

3. Ketika Ia telah memilih dan meyakini bahwa inilah yang terbaik menurut agama Allah (agama Islam), maka ia harus meyakini bahwa inilah jalan taqdir yang terbaik baginya yang akan mengantarkannya menuju JannahNya.

4. Ia harus istiqomah di jalan tersebut dan senantiasa berdoa kepada Allah agar selalu mendapat bimbingannya.

Dengan demikian bila ia mengikuti jalan Islam, maka ia harus:

1. Menundukkan pandangan.

Loading...

2. Tidak menanggapi ajakannya untuk bernostalgia.

3. Tidak ingin kembali berpacaran atau menekuni jalan yang lalu.

4. Bila telah bersuami, maka fokuskan perhatian hanya pada suami dan putuskan hubungan dengan masa lalu.

Adapun bila mantan masih single, jangan jadikan alasan untuk menjalin hubungan. Cukup yakinkan diri jika hijrah ini untuk Sang Ilahi.



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline