Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

3 Kata yang Paling Ditunggu Wanita: Saya Terima Nikahnya

0

Kalimat “Saya terima”, adalah inti dari kalimat qabul yang diucapkan setiap lelaki di saat akad nikah, kepada ayah kandung atau wali dari pihak pengantin perempuan.

Tanpa kalimat qabul, maka tidak ada pernikahan, walaupun ada kalimat ijab dari ayah kandung pengantin perempuan.

Maka kalimat “saya terima” menjadi pernyataan sakral yang berkonsekuensi hukum baik hukum agama maupun hukum negara dan berdampak panjang, bukan hanya urusan dunia, namun sampai akhirat.

Ingatlah bahwa kalimat dalam akad nikah tersebut berupa janji yang harus kalian tepati. Kalimat qabul adalah janji laki-laki yang harus dibawa sampai mati.

Coba renungkan baik-baik. Konsekuensi dari penerimaan (qabul) yang kalian ucapkan tersebut, sangatlah dahsyat.

(1) Saya terima pernikahan ini. Putri bapak benar-benar saya jadikan istri. Saya akan menjadi suami yang bertanggung jawab.

(2) Saya terima amanah ini. Putri bapak akan saya nafkahi. Putri bapak akan saya jaga dan saya lindungi.

(3) Saya terima dirinya apa adanya. Putri bapak, akan saya cintai dan saya sayangi sepenuh hati.

(4) Saya terima dia dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Putri bapak, tidak akan saya sakiti.

(5) Saya terima konsekuensi dari akad nikah ini. Putri bapak, akan selalu saya perlakukan sebagai belahan jiwa dan kekasih hati.

(6) Saya terima pertanggungjawaban ini. Putri bapak, akan aman di samping saya, tak akan ada yang bisa mencederai dan melukai.

(7) Saya terima perjanjian ini. Putri bapak akan saya bimbing dan saya pimpin dengan kelembutan dan kasih sayang. Putri bapak akan saya ajak meraih ridha Ilahi.

(8) Saya terima dirinya, dan saya tidak akan menyesali. Putri bapak, akan saya bahagiakan sejak di dunia hingga di surga nanti.

Masyaallah, berat ya? Nikmati saja.

Sudah siap dengan semua konsekuensi ini? Harus siap, dan harus bisa dinikmati.

Jadikan penerimaan ini sebagai kemuliaan. Jadikan penerimaan ini sebagai kehormatan kalian sebagai laki-laki yang dipercaya. Jadikan penerimaan ini sebagai kebanggaan sebagai laki-laki. []

Sumber: Cahyadi takariawan



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline