Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Kesedihan itu Semu

0

Kehidupan di dunia tidak selamanya indah dan berjalan mulus seperti yang kita harapkan.

Ada pasang surutnya di setiap saat, ada suka dan duka yang mewarnai kehidupun ini.

Dan ini membuktikan bahwa kehidupan di dunia ini adalah semu dan baik suka duka pun semu adanya.

Jadi janganlah bersedih yang berkepanjangan atas segala cobaan/ujian yang menimpa kita.

Karena sejatinya dunia ini memang tempat kita untuk di uji sebelumm kembali ke rumah akhirat yang kekal.

Allah ‘azzawajalla berfirman,

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ 

“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali.” (QS. Al-Anbiya: 35).

Dan manusia diuji sesuai kemampuan masing-masing, karena Allah tidak akan menguji hambaNya di luar kemampuannya.

Ujian tersebut bertujuan untuk menaikkan derajat keimanan hamba-Nya. So keep smile ukhti, karena kesedihan yang kita alami itu semu adanya. []

Sumber: ummu fatum



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline