Breaking News
keuangan keluarga, mengatur keuangan keluarga, tips mengatur keuangan
Foto: Cantik Tempo.co

Bolehkah Gunakan Harta Istri untuk Keperluan Keluarga?

SEKARANG ini istri bekerja di luar rumah sudah menjadi hal biasa. Apalagi, kini banyak suami yang membolehkannya. Sehingga, istri memiliki penghasilannya sendiri. Bahkan, penghasilan istri bisa jadi lebih besar daripada suami.

Ketika suami istri saling percaya dan membantu sama lain, maka ketika ada permasalahan dalam keluarga, maka mereka akan menyelesaikannya bersama. Termasuk, dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

BACA JUGA: Kau Akan Jadi Istri

Seringkali, suami mengalami permasalahan yang membuatnya tidak bisa secara penuh memenuhi tanggungjawabnya dalam menafkahi keluarga. Lantas, apakah boleh menggunakan harta istri sebagai solusinya?

Solusi terbaik, biasanya harta suami dan istri digabung. Jadi, dalam hal ini istri membantu meringankan tanggungjawab suami. Nah, apabila seorang istri merelakan hartanya digabung dengan harta suami, maka hal itu diperbolehkan. Dengan syarat istri tersebut seorang yang peduli dengan hartanya.

BACA JUGA: Belajar dari Asiyah, Istri Fir’aun

Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Jika istrimu berbuat baik kepadamu (memberikan sebagian mas kawin tersebut kepadamu), maka terimalah dan makanlah dengan senang hati,” (QS. An-Nisaa’: 4).

Adapun, jika istri tersebut seorang yang tidak pernah mempedulikan hartanya (pemboros), maka suami tidak boleh mengambil hartanya sedikitpun. Sebaliknya, suami harus menjaga hartanya untuk kepentingan dirinya. []

Sumber: Fatawa Syaikh Bin Baaz Jilid 2, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, Pustaka at-Tibyan yang kami kutip di konsultasisyariah.com

About Dini Koswarini

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan