Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bunda, Jangan Sampai Perhatian pada Anak Mengurangi Hak Suami

0

ANAK merupakan salah satu anugerah dari Allah SWT kepada dua insan yang membina rumah tangga. Anak menjadi pelita kehidupan bagi mereka dalam menghiasi isi rumahnya.

Anaklah yang menjadi tujuan utama dari pernikahan dua insan yang saling mencinta. Tentunya mereka menginginkan generasi penerus yang lebih baik dan membanggakan bagi mereka, agama maupun negara.

Sebagai seorang istri, mengatur berjalannya rumah tangga tentu sudah menjadi kewajibannya. Terutama dalam memberikan perhatian kepada anak. Anak sangat membutuhkan kasih sayang yang cukup besar dari ibu. Karena ibulah guru pertama baginya.

BACA JUGA: Istri yang Paling Dicintai

Namun terkadang, akibat perhatian yang begitu besar kepada anak dan rumah tangga, seorang istri mengabaikan kepentingan yang lain. Salah satunya berupa kewajiban untuk memenuhi hak syar’i dari suami. Kondisi kesehatan juga terkadang menjadi penghalang dalam memenuhi kewajiban tersebut. Lalu, bagaiman hukum syar’i mengenai hal ini? Apakah istri tersebut dianggap melalaikan haknya?

Mestinya, seorang istri memenuhi hak suami dan anak secara proporsional, tidak berlebihan dan mengurangi. Sebab, begitulah memang perjalanan setiap wanita yang dikaruniai anak. Seorang ibu harus mendidik dan memelihara mereka.

Suami juga seyogyanya memaafkan istrinya selama ia tidak secara sengaja mengabaikan haknya. Ia hanya melaksanakan hak dan kewajiban lain berupa mendidik anak, mengurusi urusan rumah dan semisalnya.

Suami istri hendaknya lebih mengedepankan sikap saling memahami dan mengerti kondisi satu sama lain agar tidak terjadi perselisihan dan perpecahan. Sebab, masing-masing pasangan mempunyai hak atas yang lain.

Apa sajakah hak suami atas istrinya?

Hak suami atas istri secara global ialah sebagai berikut:

Pertama, ditaati istri dalam hal yang makruf.

Kedua, istri boleh keluar rumah dengan izinnya.

BACA JUGA: Istri yang Nusyuz, Ini Ancamannya!

Ketiga, istri tidak memasukkan orang yang tidak disukai suami ke dalam rumahnya.

Keempat, istri melayani suami dan mengatur rumahnya.

Kelima, istri melakukan hal-hal yang menyenangkan dan membahagiakan suami.

Loading...

Keenam, istri menjaga kehormatan diri dan harta suami. []

Sumber: 150 Problem Rumah Tangga yang Sering Terjadi/Karya: Nabil Mahmud/Penerbit: Aqwam



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline