Breaking News

Bunda, Ini nih Pelajaran Penting untuk Anak

ANAK merupakan anugerah bagi ibu dan ayahnya. Namun demikian, anak itu pun menjadi tanggung jawab keduanya. Sehingga, kedua orang tuanya memiliki kewajiban untuk mendidik dan mengarahkannya pada perbuatan yang benar dan baik. Juga menjelaskan serta mengarahkan untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik.

Terkadang orang tua lebih banyak memfokuskan anaknya dalam pendidikan duniawi. Kebanyakan mereka lebih mempercayakan pendidikan di sekolah daripada di rumah. Padahal, pendidikan paling utama itu berada di dalam rumah, khususnya bagi anak-anak yang belum baligh.

Ada satu hal yang seharusnya dijadikan pelajaran kepada anak, akan tetapi seringkali terlupakan. Apakah itu?

BACA JUGA: Bunda, Tanamkan Aqidah Islam kepada Anak dari Hal Terkecil

Yakni melarang anak-anak masuk ke dalam kamar tidur ibu dan ayahnya tanpa izin pada waktu-waktu istirahat (tidur). Yaitu sebelum shalat shubuh, waktu tidur siang, setelah shalat isya.

Jika kita tidak membiasakan hal itu kepada anak, anak mungkin tidak akan mengerti. Anak itulah yang tinggal serumah dengan kita, maka ia pun tidak akan sungkan jika ingin memasuki kamar kedua orang tuanya. Tapi, jika hal itu tidak diterapkan ditakutkan pandangan mereka akan tertumbuk pada pemandangan yang tidak sesuai.

Jika melihat sesuatu tanpa sengaja pada selain waktu-waktu tersebut, maka hal itu bisa ditolerir (dimaafkan). Sebab, mereka adalah orang-orang yang bercampur di satu rumah, sehingga sulit untuk menghindari hal tersebut.

Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari), yaitu, sebelum shalat shubuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah shalat isya. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebagian kamu (ada keperluan) kepada sebagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana,” (QS. An-Nur: 58). []

Sumber: 40 Nasihat Memperbaiki Rumah Tangga/Karya: Syaikh Dr. Muhammad bin Shalih al-Munajjid/Penerbit: Darul Haq



Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan