Breaking News
Foto: MuslimMatters

Bunda, Tanamkan Aqidah Islam kepada Anak dari Hal Terkecil

Oleh : Budi Kurnia @Ust_Kurnia

MENDIDIK anak merupakan perkara yang menjadi kewajiban bagi setiap orang tua. Terlebih sebagai muslim, patutnya kita menjadi generasi yang terbaik yang selalu berkiblat pada ajaran-ajaran islam semata. Menjadikan islam sebagai landasan berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Apalagi ditengah-tengah kehidupan saat ini yang kian lama akidah islam mulai digeser oleh peradaban-peradaban yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai islam. Inilah ancaman nyata bagi kemurnian akidah anak-anak kita

Hal terbesar dalam pendidikan adalah menanamkan pemahaman tauhid sejak dini, dengan harapan buah hati menjadi generasi pecinta islam dan diberikan karunia pemikiran mustanir (cemerlang) oleh Allah SWT dikemudian hari.

Sehingga bisa dipastikan kita sebagai orang tua akan mendapatkan tabungan pahala ketika kita telah tiada. Hal ini tentunya sesuai apa yang disabdakan Rosulullah bahwa salah satu amal yang tak akan terputus adalah do’a dari anak-anak yang sholih.

Namun perlu dipahami sebagai orang tua, pelajaran tentang akidah pada awalnya bisa disampaikan secara ringan kepada buah hati kita, sehingga dengan mudah ia memahaminya, dan membentuk pondasi berpikir yang kuat.

Misalkan tentang menjaga kebersihan kuku, walaupun beberapa orang tua menganggap hal ini remeh, namun selayaknya kita sebagai pembimbing (orang tua) bisa mencari landasan mengapa si kecil harus menjaga kebersihan kukunya. Bunda dan ayah bisa mengutip dalil berikut.

“Wahai Abu Hurairah, potonglah (perpendek) kuku-kukumu. Sesungguhnya setan mengikat (melalui) kuku-kuku yang panjang”. (HR. Ahmad)

Ini akan mengajarkan kepada si kecil, bahwa sesungguhnya Islam mengajarkan segala sesuatu dalam kehidupan kita, sehingga tertananamkan akidah muslim dari hal-hal terkecil hingga terbesar dalam hidup kita, yaitu mengakui Allah sebagai satu-satunya sesembahan yang ada.

Tentunya masih banyak lagi pelajaran-pelajaran kecil yang itu bisa menuntun buah hati kita kepada ketaatan untuk Allah semata. Ingat, hak anak kita adalah mendapatkan bunda yang sholihah dan ayah yang sholih. Maka, sebagai orang tua mari kita selalu belajar memahami dan melaksanakan keluasan ilmu Islam dalam hidup kita. Semoga keberkahan tercurah pada kita semua, menjadi penghuni surga firdaus. Wallahu’alam. []

Sumber: Islampos



Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan