Breaking News
Picture: Muslims in Calgary

10 Cara Ajarkan Si Kecil Berpuasa

Tidak ada salahnya jika kita sebagai orangtua mengajarkan anak untuk berpuasa. Mulai dari mengenalkan arti puasa sampai pada belajar mempraktikannya. Orangtua harus sabar dan telaten dalam mengenalkan ibadah yang satu ini kepada anak. Karena buah hati mungkin akan aga sedikit mengeluh karena harus menahan lapar dan dahaga.

Tapi, para orangtua tidak usah khawatir tentang hal ini. Lumrah saja sang anak merasa berat saat menjalani puasa. Mulai mencoba dari 3 jam, 6 jam , 9 jam sampai 12 jam. Disini diperlukan dorongan dan motivasi agar anak tetap bahagia dan semangat saat menjalani puasa. Adapun tips untuk para bunda dan ayah agar buah hati dapat belajar tentang arti puasa sebagai berikut:

1. Bangunkan anak dengan pelan dan ajak sahur bersama sama , ini adalah biar anak tahu dan membiasakan diri untuk sahur ketika waktunya.
2. Buatlah menu sahunya yang sesuai dengan selera anak
3. Berilah makanan yang kaya akan lemaknya dan nutrisinya
4. Jadikan suasana sahurnya menyenangkan
5. Kasih anak minuman yang manis manis seperti teh hangat, susu, ini akan membantu menjadi sumber energi karena gula mudah larut
6. Jangan berikan anak penambah nafsu makan
7. Apa bila ketika waktu siang anak lapar dan tidak kuat tuk berpuasa biarkan anak berbuka lalu kasih tau pada anak untuk lajut lagi berpuasa
8. Apa bila anak berbuka puasa tepat sampai waktu yang di tentukan berilah hadiah atau kasih makanan yang disukai anak.
9. Pada waktu berbuka maka hidangkanlah yang manis tetapi jangan dulu di beri minuman yang dingin tetapi yang hangat.
10. Setelah berbuka puasa anak diajak salat bersama jangan sampai berbuka puasa dengan berlebihan karena nanti anak tidak mau apa apa karena kekenyangan. []
Sumber: umrohrabbani.com



Artikel Terkait :

About Tia

Check Also

hambatan belajar anak

Apakah Anak Anda Alami Depresi?

Sama seperti orang dewasa anak-anak mengalami perubahan perasaan. Mereka bisa merasa bosan, cemas, sedih, kecewa, malu, dan takut. Orang dewasa yang memiliki kematangan psikologis cenderung tahu bagaimana mengontrol perasaan-perasaan tersebut. Sementara anak-anak, cenderung belum bisa mengontrol dan mengelolanya dengan cara yang baik dan sehat. Penting untuk mengajari mereka keterampilan menghadapi ketakutan, menenangkan diri, dan menghibur diri.

Tinggalkan Balasan