Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Cukup Dengarkan, Cara Mudah Bahagiakan Istri

0

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Maryland School of Medicine, menemukan bahwa perempuan adalah makhluk yang sangat verbal dan banyak berbicara.

Studi yang hasilnya diterbitkan oleh Journal of Neuroscience itu menyatakan, kemampuan verbal kaum perempuan itu disebabkan oleh tingkat senyawa kimia yang disebut FOXP2 dalam otak mereka.

Para peneliti menguji sekelompok anak berusia 4 dan 5 tahun, dan mendapati bahwa pada anak-anak perempuan memiliki protein bahasa 30 % lebih banyak dibandingkan anak laki-laki.

FOXP2 adalah semacam “protein bahasa”, yang memegang peran penting dalam perkembangan kemampuan berbahasa. Perempuan memiliki lebih banyak protein bahasa dibandingkan laki-laki.

Rata-rata perempuan berbicara 20.000 kata sehari, sementara laki-laki hanya mengeluarkan 7.000 kosa kata setiap harinya.

Mike Bowers, salah seorang peneliti menjelaskan, “Penemuan utama kami adalah bahwa protein FOXP2 ini terlibat dalam vokalisasi. Kami tidak bisa mengatakan bahwa ini satu-satunya alasan, tetapi merupakan satu dari kemungkinan-kemungkinan pertama ketika kita bisa mulai mengeksplorasi mengapa perempuan cenderung lebih verbal daripada laki-laki.”

Justru karena perempuan sangat banyak berbicara, maka mereka memiliki kebutuhan untuk didengarkan lebih banyak dibandingkan dengan kaum laki-laki.

Bayangkan saja, mereka memiliki ‘kondisi natural’ yang sangat verbal, ingin banyak mengobrol, ingin mengungkapkan perasaan hati, maka bagaimana kondisi jiwa mereka jika memiliki suami yang tidak mau mendengarkan semua pembicaraannya? Suami bersikap tertutup, tidak mau banyak bicara, bahkan cenderung menghindar saat diajak mengobrol berlama-lama oleh istrinya.

Situasi ini akan sangat menyiksa para istri.

Maka beri kesempatan istri anda leluasa berbicara, dan dengarkan. Dia akan merasa menjadi perempuan paling bahagia di muka bumi ini.

Sederhana kan?

Sumber: Cahyadi Takariawan



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline