Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

7 Cara Ampuh Hadapi Orang yang Membencimu

0

Di dalam hidup, tentu saja tidak mungkin semua orang akan suka dan mencintai kita. Setiap diantara kita pasti akan ada yang suka dan tidak suka. Hal ini menjadi lumrah karena manusia pasti memiliki kekurangan dan juga memiliki kesalahan. Adanya hal tersebut, menjadi dorongan kita sebagai manusia untuk selalu berusaha meminta maaf, saling memaafkan dan memaklumi kesalahan setiap orang.

Di dalam islam, orang-orang yang membenci kita akan lebih baik jika kita memberikan yang terbaik untuk mereka. Sekaligus akan lebih baik lagi jika kita mendoakan mereka walaupun mereka tidak tahu atau megerti apa yang kita lakukan.

Biar enggak kelewat sedih, yuk, bongkar 4 cara ampuh menghadapi orang yang membenci kita!

1. Abaikan

Ini cara paling efektif menghadapi hater. Orang yang penuh kebencian punya banyak energi negatif dalam dirinya. Energi negatif ini bisa mempengaruhi mood kita. Kita bisa ketularan jadi pembenci juga. Lebih baik menyalurkan energi kita ke hal-hal yang lebih positif! Jadi, saat ada orang yang membenci kita, lebih baik menjaga jarak atau menghindar.

2. Jangan Masukkan ke Hati

Mungkin ada saat kita sulit membedakan antara kritik membangun dan respon hater yang penuh kebencian. Dalam kasus ini dengarkan komentar mereka tapi jangan terlalu dimasukkan ke dalam hati. Kalau kita merasa bisa memperbaiki diri karena kritik tersebut, itu akan jadi hal yang luar biasa. Kalau tidak, abaikan saja.

3. Tidak Perlu Dendam atau Terpancing

Salah satu keinginan terbesar hater adalah kita bereaksi atas tindakannya. Kalau kita bereaksi misalnya dengan rasa marah atau balik membenci, kita memberikan apa yang mereka mau. Padahal, waktu dan energi kita jauh lebih berharga daripada meladeni aksi mereka.

Ucapan haters memang terkadang sangatlah tajam. Bisa dikatakan setajam pisau. Benar-benar menusuk dan seringkali bikin hati jadi panas. Ya, rasanya pengen banget untuk marah di depan wajahnya, atau menjambak rambutnya.

Emang kesel! Tapi biarpun begitu, kita harus tetap tenang. Jangan sesekali membalas perbuatan haters. Buat apa? Itu enggak akan menyelesaikan masalah. Sebaliknya justru makin memperkeruh.

Selain itu, hindari juga sikap mendendam. Serius, sikap tersebut bisa merusak diri! Lebih baik isi pikiran dengan hal-hal postif. Jangan mudah terprovokasi oleh sesuatu yang negatif.

4. Tampil Elegan

Kebanyakan orang biasanya kalau bertemu dengan hatersnya, bakal nunjukin sikap jutek dengan raut muka sinis. Well, sebenarnya hal itu enggak perlu dilakuin sih!

Lebih baik kita tunjukkan sikap elegan pada para haters. Tidak perlu cemberut, tidak usah senyum-senyum juga. Bersikap sewajarnya aja! Toh, bukan kita yang salah. Tapi dialah yang punya masalah dengan kita. Jadi percaya diri saja! Bahkan bila perlu, buktikan bahwa kita bisa sukses melebihi dia.

5. Buktikan Lewat Tindakan

Loading...

Cara terbaik membalas tuduhan haters bukan dengan membuat pernyataan ini-itu. Tapi lewat tindakan. Buktikan bahwa apa yang dikatakan haters salah. Misalnya saja, kita dituduh sebagai orang jahat, sombong atau apa pun itu. Maka sebaiknya kita bersikap sebaliknya.

Tunjukkan pada masyarakat bahwa kita adalah orang yang ramah dan sopan. Tidak perlu pencitraan. Cukup bersikap apa adanya dan menjadi diri sendiri. Dengan begitu, nantinya masyarakat bisa menilai ucapan haters, apakah benar ataukah salah. Kalau kita-nya baik, pastinya masyarakat juga bakal lebih percaya dengan kita, bukan haters.

6. Ask For Help!

Ketika level kebencian hater sudah makin tinggi, aksinya pun makin menyeramkan. Selain menyebarkan gosip yang menyudutkan, mereka bisa melakukan tindakan fisik yang menjurus pada bahaya dan kriminalitas.

Wah, jika sudah begitu, tentunya kita harus berani bertindak. Caranya bisa dengan meminta bantuan orang lain, yang sekiranya emang bisa menolong kita.

Terkadang haters memang perlu digertak agar tidak terus-menerus menginjak diri kita. Seenggaknya dengan begitu, dia bakal lebih waspada, bahkan takut untuk menganggu kita lagi.

7. Fokus Saja dengan Kehidupan Kita

Selama kita masih hidup di dunia, keberadaan haters akan selalu ada. Enggak peduli di manapun kita tinggal. Di dalam negeri atau luar negeri, pasti akan muncul orang-orang yang nggak suka dengan kita.

Mereka itu akan selalu menebar kebencian. Sekalipun kita sudah sangat baik, ya sikap haters nggak bakal berubah. Kebanyakan akan tetap membenci kita, karena memang hati mereka sudah tertutup oleh rasa dengki.

Maka itu, kita nggak perlu terlalu memperdulikan haters. Akan lebih bermanfaat jika kita menghabiskan waktu dengan fokus terhadap diri sendiri. Fokus belajar, fokus bekerja, fokus beribadah, fokus menyenangkan keluarga, dan hal-hal lain yang berguna. []



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline