Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Sering Berpelukan Bikin Pasangan Lebih Panjang Umur Lho

0

Dalam pernikahan sentuhan fisik menjadi ladang pahala. Sentuhan fisik dengan pasangan pun, seperti berpelukan merupakan salah satu ungkapan cinta dan perasaan. Lebih dari itu, ternyata kebiasaan ini juga berdampak bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya?

1. Mengurangi stres

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, ditemukan bahwa sentuhan sederhana bisa menurunkan tingkat stres seseorang.

BACA JUGA: Bunda Sedang Stres? Redakan dengan 5 Makanan Ini

Tim mengumpulkan 20 pasangan dalam eksperimen mereka. Partisipan perempuan menjalani pemindaian (scan otak), sementara pasangan mereka menerima kejutan listrik yang tidak terlalu menyenangkan.

Mereka yang memegang lengan pasangannya saat mereka mengalami rasa sakit, memiliki tingkat aktivitas yang lebih tinggi di ventral striatum daripada mereka yang tidak. Ventral striatum merupakan bagian dari otak yang terkait dengan perilaku ibu.

Selain itu, para partisipan perempuan yang memegang lengan pasangannya juga mengalami penurunan aktivitas di otak yang terkait dengan stres.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pemberian dukungan dalam bentuk fisik memiliki manfaat, baik bagi penerima maupun pemberi.

2. Melindungi dari serangan penyakit

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science setelah mengamati 404 peserta dewasa. Penelitian dilakukan melalui wawancara telepon pada 14 malam berturut-turut.

Selanjutnya, para peserta dipaparkan virus penyebab flu biasa dan dipantau di karantina untuk menilai infeksi dan tanda-tanda penyakit.

Para peneliti mencatat bahwa pelukan memiliki “efek penahan stres”, dan semakin banyak berpelukan semakin meminimalisasi tanda-tanda penyakit parah.

Para peneliti dari University of North Carolina, AS juga menemukan bahwa berpelukan juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Hal ini terjadi karena saat berpelukan dan berpegangan tangan, tekanan darah akan menurun.

Selain itu, berpelukan juga meningkatkan kekebalan tubuh. Gabungan faktor-faktor ini berpotensi menyebabkan hidup lebih sehat dan lebih panjang.

BACA JUGA: Anak Susah Tidur Akibat Stres, Makanan Ini Solusinya

Sesering apa perlu berpelukan?

Loading...

Namun, seberapa sering kita harus mempraktikkan gestur tersebut untuk mendapatkan manfaatnya?

Menurut terapis keluarga Virginia Satir, kita membutuhkan setidaknya empat pelukan dalam sehari untuk meningkatkan kualitas hidup.

Semakin sering berpelukan akan semakin baik kondisi emosional dan fisik kita.

Oleh karena itu, gabungan faktor-faktor ini, yang tentunya dipadukan dengan pola hidup sehat dan olahraga, berpotensi menyebabkan hidup lebih sehat dan lebih panjang. []

Sumber: Kompas



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline