Breaking News
Foto: Hellosehat.com

Si Kecil Cemas Saat Jauh dari Bunda, Apakah Normal?

Hampir semua Bunda mengalami masa dimana si kecil yang masih bayi enggak mau jauh-jauh dari kita. Bahkan, dia pun harus melihat saat Bunda ke toilet.

Lalu apakah ini normal?

Ternyata Bayi merasa cemas berpisah dari orang tuanya itu normal. Kondisi ini dikenal dengan istilah separation anxiety (SAD). Semua anak mengalaminya, dimulai sekitar usia 9 bulan.

Dijelaskan Anne Marie Albano, Ph.D., Direktur Columbia University Clinic for Anxiety and Related Disorders, bayi memiliki perasaan naluri ingin dekat dengan Bunda karena membuatnya merasa aman.

BACA JUGA: Perhatikan 5 Hal ini saat Menjemur Bayi

Bahkan saat anak merangkak, dia akan kembali melihat ke belakang apakah Bunda masih di dekatnya, sebelum merangkak lebih jauh lagi. Ketika anak mulai menjauh dari Bunda, Albano mengatakan, dia menyadari betapa menakutkannya kebebasan itu.

“Dalam perkembangannya, separation anxiety dimulai ketika bayi mulai memahami objek secara permanen, hanya karena seorang anak tidak bisa melihat orang yang dicintainya saat mereka tidak ada,” jelas Albano dalam buku You and Your Anxious Child.

Ini sama seperti ketika Bunda menyembunyikan mainan si kecil, maka ia akan berpikir seolah mainan itu hilang selamanya. Namun, seiring waktu berjalan, anak mulai mengerti bahwa segala sesuatu tidak hilang begitu saja.

BACA JUGA: Lho, Ternyata Bayi Cuma Bisa Lihat Warna Hitam dan Putih?

Bunda tentu sering melihat bayi begitu senang dengan permainan menjatuhkan mainan. Albano menambahkan, saat anak menjatuhkan mainan beberapa kali, ia akan mengambilnya. Dengan melakukan ini berulang-ulang, anak tahu bahwa meskipun tidak terlihat bukan berarti hilang.

“Dengan demikian, ia berlatih dan menguasai konsep baru yang menarik yakni objek permanen,” ujar Albano.[]

Sumber: Haibunda



Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Kenalkan Konsep Uang pada Anak

Menurut para ahli, mengajarkan keuangan kepada anak sejak usia balita ternyata dapat membantunya memiliki literasi keuangan yang baik, sehingga nantinya ia dapat menggunakan uang secara bijak.

Tinggalkan Balasan