Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Benarkah Anda Sudah Siap Menikah?

0

Menikah bukan sekedar melepas masa lajang, bukan sekedar ajang perlombaan, bukan sekedar tahap untuk melewati fase lanjut dalam kehidupan. Ini tentang kesiapan dirimu dalam berjuang, dan menjadi sebaik-baiknya hamba Allah yang penuh kebermanfaatan.

Salah jika kamu menjadikan pernikahan sebagai alasan untuk menghilangkan beban, karena ujian dalam pernikahan akan kerap datang dan menguji segenap iman.

Mereka yang menjadikan Allah sebagai tumpuanlah yang akan bertahan, sedangkan ia yang dengan mudah melupakan Allah dalam kehidupannya akan mudah menyerah pada keadaan.

Manajemen emosi yang tak terkontrol, belum menandakan kesiapan menikah itu hadir dalam dirimu. Bagaimana engkau menenangkan hati pasanganmu jika engkau tak pandai mengatur emosi sendiri? Padahal menikah, adalah kerjasama kedua pihak untuk saling mengisi dan saling melengkapi kekurangan yang ada.

Ketika manajemen emosi keduanya tak mencerminkan kedewasaan dalam berpikir dan bertindak, bersiaplah rumah tangga itu hanya akan dipenuhi dengan bara api yang semakin menggulirkan panas pada sekitarnya.

Menikah adalah ruang dimana emosi harus ditekan sekuat mungkin. Hingga terminimalisir sikap saling menyakiti dan saling mendzalimi terhadap satu sama lain. Mendewasalah, jangan pernah menuntut kesempurnaan pada pernikahan dan pada diri pasanganmu kelak, jangan membandingkan rumah tanggamu dengan harmonisnya rumah tangga selebgram yang terpampang di media sosial, kamu hanya tak tahu di bagian mana Allah menguji mereka. Karena setiap kita, memiliki porsi ujian yang berbeda-beda.

Kelola segala emosi dalam dirimu dengan apik, jadikan sabar dan ikhlas sebagai teman sehari-hari. Tak lupa rasa syukur pun harus selalu melambung tinggi, karena dengan rajin bersyukur, Allah akan menambah nikmat dalam rumah tanggamu, sehingga kamu akan jauh lebih mudah untuk melihat setiap kebaikan pasanganmu sekecil apapun kebaikan itu.

Menggapai pernikahan yang stabil dalam konflik dan kokoh bangunannya memang butuh ikhtiar yang tak sederhana. Sikap-sikap teladan yang dulu mungkin jauh terpatri dalam dirimu, sudah harus perlahan kamu tumbuhkan pada rumah tanggamu. Bukan tanpa alasan, tapi karena kamu punya pilihan, ingin berjuang dengan cara yang biasa-biasa saja? Atau justru ingin berjuang dengan cara yang luar biasa? Allah sebaik-baik Penilai, maka buatlah dirimu bernilai di hadapanNya. []

Sumber: IG @Nikahbutuhilmu



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline