Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Empat Kesalahan Bayangan Perempuan tentang Pernikahan

0

Hampir setiap perempuan membayangkan beberapa terkait pernikahan. Tidak sedikit juga yang memilih untuk menikah karena merasa lelah menanggung beban sendiri. Namun sayangnya realita tidak selalu sesuai ekspektasi.

1. Nikmat pacaran setelah nikah

Menikah bukan hanya perkara romantisme belaka. Dalam rumah tangga juga banyak sekali masalah yang datang silih berganti. Jadi, kalau bayanganmu hanya tentang percintaan belaka, jangan shock saat mengalaminya ya.

BACA JUGA: Setelah Dinikahi, Baru Ketahuan Menikah, Bagaimana?

2. Menikah itu enak, ada yang nafkahin

Faktanya jika salah pilih pria, kamu bisa jadi malah harus ikut mati-matian nambal ekonomi keluarga. So, ketika ta’aruf tanyakan benar-benar kesediaan si calon dalam menafkahi calon keluarganya

Jangan mau kalau belum apa-apa calon suami sudah menyuruhmu tetap bekerja setelah menikah untuk memenuhi kebutuhan kalian berdua, untuk cicil rumah & mobil, itu sih pertanda dia mau lepas tangan urusan nafkah.

Sekalipun gajimu lebih besar dari suami misalnya, tetap saja suami bertanggungjawab memberi istri dan anaknya makan, pakaian, serta tempat tinggal.

3. Ada tempat bersandar dan tempat curhat

Siapa bilang? Tidak semua laki-laki enak dijadikan tempat curhat. Ada yang malah akan menyalahkanmu karena terlalu baperan, atau ada yang malah tidur ketika kamu lagi emosional menceritakan kisah perseteruan hari ini dengan tetangga.

So, bersyukurlah kalau dapat suami yang sabar mendengar curhatan. Tapi berhentilah membayangkan hal muluk dalam pernikahan.

4. Ada imam shalat Tahajud dan imam hidup yang bisa ngingetin kalau salah

BACA JUGA: Khawatir Suami Menikah Lagi?

Belum tentu lho… malah bisa jadi kamu lah yang bangunin suami untuk shalat, dan kamu lah yang musti ngingetin suami kalau ia salah. Nikah bukan melulu berarti suami pasti benar dan zero kesalahan yah.

Sekalipun suamimu seorang ustadz, ia adalah manusia biasa. Ustadz pun bisa sombong dan melakukan kesalahan. Jadi, jangan santai “Ah, nanti kalau udah nikah aku bakalan dibenerin sama suami ini…”

Tetap timba ilmu agama yang cukup sejak sebelum nikah, jangan bersandar pada calon suami dan bayangan semu tentang pernikahan bahwa kamu akan mendapat suami yang sempurna ilmu agamanya. Sekali lagi: Belum tentu! []

Loading...

Sumber: MajalahUmmi



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline