Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

5 Perempuan Hebat yang Namanya Tertulis dalam Al Quran

0

Allah SWT menciptakan manusia dalam dua jenis kelamin, lelaki dan perempuan. Secara spesifik, dalam al-Qur`an terdapat 1 surah yang membahas banyak hal berkaitan tentang perempuan, yaitu Surah an-Nisā (perempuan), terdiri atas 176 ayat dan tergolong Surah Madaniyyah. Surah lainnya juga memberitakan berbagai hal tentang perempuan, seperti kasus-kasus tertentu, seperti Surah Ath Thalaq, Surat Maryam, Surat At Tahrim, Surat Annur, Surah Al Qashash, Surat Almumtahanah, Surat Al Mujadilah dan di surat lainnya.

Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. (Al Quran) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu dan (sebagai) petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (Qs. Yusuf : 111)

Ada beberapa nama perempuan yang tersebut secara eksplisit maupun implisit dalam Al Quran, baik dalam kisah umum maupun kisah khusus. Hanya diceritakan dalam satu surah atau tersebar di berbagai surah. Adapun kategori tokoh perempuan yang Allah Taala berkenan mengabadikan kisah dalam mushaf-Nya, baik tokoh dalam peran yang baik dan tokoh dengan peran yang buruk. Namun, beberapa perempuan yang dapat menjadi teladan dalam Al Qur’an lebih banyak dibanding perempuan yang tercela.

Adapun nama tokoh perempuan yang disebutkan kebaikannya sebagai berikut :

1. Maryam

Maryam adalah tokoh-tokoh perempuan yang pernah disebutkan, baik namanya, kisahnya dalam Al Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW. Tidak semua tokoh perempuan disebutkan namanya, kecuali Maryam dalam Al Qur’an sebagai ibu dari Nabi Isa as. Bahkan namanya menjadi sebuah nama Surah yakni Surah Maryam. Surat di urutan yang kesembilan belas. Nama Maryam disebut sebanyak 34 kali. Maryam menjadi panutan bagi wanita Islam di dunia. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memilih Maryam di atas semua perempuan di seluruh dunia (Qs. Ali Imran: 42).

Maryam merupakan satu dari empat perempuan yang dianggap paling agung yang pernah hidup di dunia, di samping Aisyiah istri Firaun, Khadijah istri Nabi Muhammad SAW, dan Fatimah binti Muhammad.

2.Ibu dan saudari Musa

Ibu Nabi Musa adalah satu-satunya wanita dalam Al Qur’an yang menerima wahyu (ilham). Allah Taala mengirimkan wahyu kepadanya untuk membantu Musa agar tetap hidup, sebagai bentuk pertolongan-Nya dan kekuasaan-Nya di luar kemampuan manusia yang terbatas, sekalipun dalam menghadapi Thagut seperti Firaun yang sangat kejam dan dzalim.

“Dan Kami ilhamkan kepada Ibu Musa; “susuilah ia dan apabila kamu khawatir terhadapnya jatuhkanlah dia ke sungai (Nil) . Janganlah kamu khawatir dan janganlah bersedih hati, karena sesungguhnya kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya dari para rasul” (Qs. Al Qashash:7)

Peti yang dihanyutkan ibu Musa ternyata menepi di pemandian istana Firaun yang kemudian diketemukan oleh Aisyiah (isteri Firaun). Dengan izin Allah SWT, Musa diasuh oleh keluarga Fir’aun. Meski di sisi lain, ibu Musa merasa hatinya menjadi kosong dan hampa.

“Dan kosonglah hati ibu Musa, sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah)”. (Qs.Al Qashash:10)

Kemudian setelah saudari Musa melihat bahwa Musa menolak susu demi susu yang diberikan perawat, Dia menyarankan agar Musa disusui oleh ibunya.

“Dan Kami cegah Musa menyusu kepada perempuan-perempuan yang menyusui sebelum itu; maka berkatalah saudari Musa: “maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlul bait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?” (Qs. Al Qashash:12)

Akhirnya Musa kembali ke pangkuan ibundanya, walaupun hanya sampai Musa berhenti menyusu.

3. Istri Musa

Loading...

Istri Musa adalah seorang wanita, anak dari seorang Nabi yang diutus untuk kaum Madyan, yaitu Nabi Syu’aib alaihissalam. Musa harus bekerja kepada Nabi Syu’aib selama delapan tahun, kemudian disempurnakan hingga sepuluh tahun sebagai mas kawin untuk menikahi puteri Nabi Syuaib.

Salah seorang dari dua perempuan itu berkata: “Ya, bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita) karena sesungguhnya orang yang paling baik bagi kamu yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) adalah orang-orang yang dapat dipercaya”. Berkatalah dia (Syuaib): Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku atas dasar bahwa kamu bekerja delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik.” (Qs.Al Qashash:26-27)

Namanya tidak disebut dalam Al Qur’an. Kisah-kisah selanjutnya mengenai istri Musa juga dijabarkan dalam surah Al-Qashash.

4. Istri Fir’aun

Dikenal sebagai Aisiyah, ibu angkat Nabi Musa. Dari sekian panjang kisah perjalanan hidup Musa, Istri Fir’aun memegang peranan penting di dalamnya, karena Musa diasuh dan dibesarkan oleh keluarga Firaun, atas kecerdasan dan kebijaksanaan Aisyiyah. Kebenaran Aisyiyah sebagai perempuan beriman juga tercantum dalam Al-Qur’an.

Dan berkatalah Istri Fir’aun: “(ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kitaatau kita ambil ia menjadi anak” sedangkan mereka tidak menyadari. (Qs.Al Qasas : 9)

Bahkan sebenarnya Aisyiyah justru berlindung kepada Allah Taala dari kezaliman suaminya, Fir’aun.

Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di Firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim. (Qs. At Tahrim: 11)

5. Hawa

Hawa seperti tokoh-tokoh perempuan dalam Al Qur’an yang lain, tidak disebutkan namanya dalam Al Qur’an. Namun hadits Rasulullah SAW menyebutkan istri Nabi Adam ini bernama Hawa. Dia disebutkan dalam tiga Surah, yang merupakan wanita pertama di muka bumi sekaligus ibu dari seluruh manusia.

“Maka Kami berkata: Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.” (Qs. 20: 117)

Kata bercetak tebal diatas merujuk kepada Hawa. Ia diusir oleh Allah dari surga karena memakan buah khuldi dan dipindahkan ke bumi beserta setan-setan dan iblis.

Pertobatannya sudah cukup untuk memberi tahu umat Islam untuk selalu meminta pengampunan dari dosa. Perbedaan utama antara orang beriman dan orang yang tidak beriman bahwa orang beriman akan selalu meminta kepada Allah rahmat dan pengampunan. Kisah Adam (AS) dan Hawwa (AS) memberi tahu kita bagaimana Allah mengampuni dosa-dosa kita dan memberi kita harapan untuk memulai kehidupan baru.

Nama Wanita Lainnya Disebutkan dalam Al-Quran

  • Anak-anak perempuan Nabi Muhammad SAW (Quran 33:59)
  • Istri Nabi Muhammad SAW (Quran 33:59, 28 dan 34)
  • Bilquis “Ratu Sheeba” (Quran 27: 21-42)
  • Putri Nabi Lut AS (Quran 11:79 dan 15:71)
  • Istri Nabi Ibrahim AS (Quran 11: 71-72)
  • Istri Imran (Quran 3: 35-36)
  • Wanita yang mengeluh kepada Allah SWT tentang Suaminya (Quran 58: 1)

Jadi ini adalah wanita dalam Quran yang disebutkan dengan jelas. Dan semoga Anda mendapatkan pelajaran bermakna dari para wanita dalam al Quran setelah membacanya. []



Artikel Terkait :
Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline