Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Yuk, Belajar Ikhlas

0

Ikhlas adalah bukti ketauhidan. Orang yang yakin kepada Allah, maka ia akan merasa hanya cukup mendapatkan pemberian dan penilaian dari Allah semata. Semakin ia yakin kepada Allah, maka ia akan semakin ikhlas dalam beramal kebaikan.

Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk belajar ikhlas. Wajib bagi kita untuk berlatih sekuat tenaga agar ikhlas. Dan, wajib bagi kita untuk menjaga keikhlasan kita. Dibawah ini adalah beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk melatih keikhlasan.

BACA JUGA: Benarkah Sudah Ikhlas?

Pertama, jangan berharap diketahui orang lain jika kita beramal. Namun, jikalau memang ada yang tahu, tidaklah apa-apa, hanya saja pastikan di dalam hati kita untuk puas hanya dengan penilaian Allah.

Tidak perlu berharap orang lain tahu, apalagi sengaja mendramatisir keadaan supaya orang lain mengetahui. Memang benar, ada amal yang pada keadaan tertentu perlu diketahui orang lain, akan tetapi dalam keadaan demikian pun tancapkanlah dalam hati bahwa cukup penilaian Allah yang memuaskan kita.

BACA JUGA: Belajar Ikhlas Menjalani Rumah Tangga seperti Ibunda Nabi Ismail

Kedua, jangan ingin diberi balas-budi. Karena sesungguhnya karunia Allah tidak akan meleset! Allah Maha Melihat siapa di antara hamba-Nya yang tulus berbuat baik, tulus beramal. Allah Maha Mencatat setiap kebaikan sekecil apapun.

Ketiga, jangan ingin dipuji orang lain saat beramal. Pujian dan cacian itu sama saja dengan suara ember yang jatuh. Hanya berupa getaran udara yang sampai ke gendang telinga kita. Tidak ada apa-apanya sama sekali. []

Sumber: BKLDK Purwakarta



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline