Breaking News
Foto: Google Image

7 Hal Ini Menjadikan Jima Haram untuk Suami Istri

Dalam Islam, ternyata ada kalanya sebuah jima menjadi haram untuk suami istri. Nah kenapa ya? Coba simak pemaparan ini. 

1. Haram jima ketika isteri haid, nifas dan wiladah. Jika bersetubuh pastikan putus haid, nifas dan wiladah dan selepas mandi hadas besar.

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh, katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”, oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh, dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci, apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri,” (Surah Al-Baqarah : Ayat 222).

Dari Masruuq b. Ajda’i berkata: “Aku telah bertanya kepada ‘Aisyah tentang sesuatu yang boleh dilakukan seorang suami terhadap istrinya yang sedang Haid.” ‘Aisyah menjawab, Apa saja boleh, kecuali kemaluannya (bersetubuh),’” (Riwayat Bukhari).

2. Haram jima melalui jalan belakang (melalui dubur) walau pun isteri. “Terkutuklah orang yang menyetubuhi istri di duburnya,” (Hadits Riwayat Abu Dawud dan an-Nasa’i dari Abu Hurairah).

3. Haram jima membawa ayat-ayat Al-Quran, nama-nama Allah, Nabi, Malaikat dan lain lain seperti azimat.

4. Haram jima dalam masjid / surau.

5. Haram jima sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

6. Haram jima sedang dalam ihram haji atau ihram umrah.

7. Haram jima di tempat terbuka (tempat awam). []



Artikel Terkait :

About Ummu Khadijah

Check Also

Ingin Rezeki Suami Lancar? Lakukan Amalan Ini

Istri yang sosoknya terlihat lemah, ternyata memiliki energi yang luar biasa. Sebagai seorang istri, wanita mampu menjadi inspirasi yang mampu menghantarkan sang suami ke jenjang kesuksesan yang sepintas mustahil dijangkaunya.

Tinggalkan Balasan