Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ajarakan Empati pada Anak, Begini Caranya

0

Sebagai keluarga dakwah, tentu kita tak bisa diam saja melihat peristiwa di dunia Islam. Misalnya saja peristiwa di Mesir sekarang ini. Karena kurangnya sumber di televisi nasional, mungkin kita bisa memakai internet (situs berita Islam) untuk secara langsung melihatnya.

Nah, inilah salah satu sarana kita untuk mengajarkan empati kepada anak.

Empati adalah salah satu hal yang perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Ajari mereka memahami orang lain. Berikut identifikasi masalahnya dan cara mengajarkan empati.

Masalah yang Biasa Dihadapi Anak

Anak biasanya tidak menyadari perasaan orang lain. (contoh: di sebuah kerumunan ada seorang anak yang menyendiri. Banyak yang tidak menyadari bahwa ia merasa dikucilkan.)

Anak kadang tidak menyadari bahasa tubuh, mimik wajah, atau tekanan suara lawan biacaranya.

Cara Membantu Si Anak

Ajarkan Anak anda untuk mengidentifikasi perasaan orang lain.

Ajarkan dia supaya bisa menafsirkan isyarat yang diberikan orang lain (katakana: Nak, si Budi tidak melihat ke arahmu saat kamu bicara tentang koleksi mainan, mungkin budi tidak tertarik dengan mainan.)

Cara Mengajarkan Empati

Untuk anak usia di bawah 6 tahun, ajak ia menggambar beberapa ekspresi orang yang berbeda-beda di sebuah kertas. Acak kertas itu dan ambil satu per satu kertasekspresi tersebut dan minta anak anda menebaknya.

Ajak anak melihat orang lain sedang bicara dan beritahu si anak perasaan orang yang diajak bicara. Indentifikasi perasaan lawan bicara tersebut berdasarkan bahasa tubuh mereka.

Di rumah minta anak bicara sesuatu dan orang tua jadi lawan bicaranya. Kemudia tunjuukan beberapa ekspresi dan bahasa tubuh kemudian jelaskan bahasa tubuh yang Anda buat. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline