Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Agar Perjalanan Aman dan Nyaman, Ini Tips Safety Riding for Muslimah

0

Tidak akan ada seorang pun yang ingin mengalami kecelakaan. Meski pada kenyataannya kecelakaan bisa terjadi kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun. Terutama bagi para pengendara kendaraan roda dua yang harus waspada saat berada di jalan.

Namun kecelakaan sebenarnya bisa kita hindari sedini mungkin, yakni dengan menerapkan prinsip safety riding dalam berkendara. Ini berlaku bagi siapapun, termasuk bagi Muslimah—yang karena alasan tertentu harus menggunakan roda dua dalam menjalani aktivitasnya.

BACA JUGA: Ketika Muslimah Menyambut Buah Hati

Nah, berikut ini tips sederhana ‘safety riding for muslimah’ yang harus di perhatikan sebelum berkendara:

1 Sebaiknya gunakan motor matic

Muslimah tak direkomendasikan menggunakan motor bebek. Apalagi bagi muslimah yang mengenakan jilbab dengan ukuran besar atau panjang—khimar. Sebaiknya gunakan motor jenis matic. Kecelakaan biasanya terjadi karena jilbab atau gamis terlilit velg roda belakang atau rantai motor.

2 Gunakan helm standar SNI

Ingat, aspal itu keras. Ia tak akan berubah jadi empuk. Jauh atau dekatnya jarak tempuh, jangan dijadikan alasan untuk menanggalkan helm.

3 Perhatikan aurat

Jangan lupakan soal aurat, yang kadang tersingkap ketika berkendara. Gunakan legging, celana dan atau kaus kaki yang panjang, agar aurat Anda tertutupi—meski sudah menggunakan gamis.

BACA JUGA: Tips Hijab bagi Muslimah Pengendara Motor

4 Perhatikan khimar Anda

Ketika berboncengan, perhatikan khimar Anda. Jangan sampai menutupi lampu rem dan atau lampu sen motor yang tengah Anda kendarai. Jika lampu rem tertutup, itu sangat berbahaya. Karena akan menyulitkan pengendara di belakang Anda.

5 Berdoa

Ini yang jangan sampai dilupakan oleh Anda. Sebelum kunci kendaraan di-On-kan, ingat untuk berdoa terlebih dahulu, minimal membaca basmalah agar kita senantiasa diberi keselamatan oleh Allah SWT. []



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline