Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hadiri Undangan, Ini Anjurannya

0

Ukhti, saat memenuhi undangan dari seseorang jangan hanya sekedar menghadiri saja. Namun juga berikan doa untuknya. Bagi yang diundang dianjurkan untuk memohonkan ampunan bagi pihak yang mengundang, dan dianjurkan mendoakan dengan doa-doa yang disunnahkan, seperti:

“Ya Allah berkahilah mereka pada rezeki yang telah Engkau berikan pada mereka dan ampunilah mereka serta rahmatilah mereka,” (HR. Muslim).

BACA JUGA: Inilah Tiga Hukum Terkait Menghadiri Undangan Pernikahan

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Sarjas Radhiallohu’anhu, ia berkata, “Aku mendatangi Rosululloh Sholallohu’alaihi wa Sallam dan menyantap hidangan beliau lalu aku berdoa: Semoga Alloh mengampunimu wahai Rasulullah.”. Maka Rasulullah Sholallohu’alaihi wa Sallam menjawab: “Dan semoga ia mengampunimu juga,” (HR. Muslim).

Diriwayatkan juga dari ‘Abdullah bin Busr Radhiallohu’anhu, ia berkata, “Rasulullah Sholallohu’alaihi wa Sallam datang bertamu ke rumah ayahku, dan aku menghidangkan kepada beliau makanan dan kurma yang segar, maka beliau menyantapnya. Kemudian di-hidangkan kepada beliau kurma lain dan beliau memakannya. Beliau mengeluarkan biji kurma di antara dua jari beliau, dengan merapatkan jari telunjuk dan jari tengah. Kemudian dihidangkan kepada beliau minuman dan beliau meminumnya, kemudian beliau memberikannya kepada orang yang ada di kanannya. Ayahku berkata (pada saat itu ia memegang tali kekang kendaraan Rasulullah): “Berdoalah kepada Allah untuk kami.”

Rasulullah Sholallohu’alaihi wa Sallam bersabda, “Ya Allah berkahilah mereka pada rezeki yang telah Engkau berikan pada mereka dan ampunilah mereka serta rahmatilah mereka,” (HR. Muslim).

BACA JUGA: Kiat-kiat Pernikahan Langgeng sampai Hari Tua

Bahkan dianjurkan juga bagi para undangan agar mengucapkan terima kasih kepada pihak pengundang. Dasarnya adalah hadits Abu Hurairah Radhiallohu’anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Sholallohu’alaihi wa Sallam bersabda, “Tidak bersyukur kepada Allah, orang yang tidak mampu berterima kasih kepada manusia (orang lain),” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi).[]

Sumber: Kabarmuslimah



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline