Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Malaikat Jibril Sekalipun, Maryam Tetap Menjaga Kehormatannya

0

Mayam, ibunda Nabi Isa As wajib menjadi salah satu perempuan yang perlu diteladani. Terlebih dalam masalah menjaga kehormatan. Ia tidak pernah membiarkan lelaki manapun untuk menyentuhnya.

Bahkan bertemu laki-laki saja jarang atau mungkin tidak pernah kecuali Harun, saudara laki-lakinya. Sampai Allah memuji sosok Maryam.

Sebagaimana dalam firman-Nya, “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa Rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar…” (QS. Al-Maidah: 75).

BACA JUGA: Maryam Masa Kini?

Secara naluri, seorang perempuan pasti memiliki ketertarikan pada lelaki. Tetapi, Siti Maryam menjaga naluri itu. Ia tidak sembarang dekat dengan lelaki yang bukan mahram. Ia menjaga diri agar tidak mudah digoda oleh lelaki. Ia juga tidak membiarkan dirinya sampai menggoda lelaki.

Pernah suatu ketika, malaikat Jibril datang menemui Maryam dengan wujud laki-laki tampan dan berfisik sempurna, hingga jika ada perempuan yang melihatnya tidak akan pernah bisa berhenti memandanginya. Tetapi, tidak demikian untuk Maryam.

Meski ia tidak pernah menemui seorang laki-laki sekalipun, ia tetap menjaga dirinya dari malaikat Jibril. Ia tidak terkecoh dengan rupa yang menawan itu. Bahkan, ia memohon lindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sebagaimana Al-Quran mengabadikannya, “…lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata, ‘Sesungguhya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa’,” (QS. Maryam: 17-18).

Sampai akhirnya, Malaikat Jibril menjelaskan bahwa dirinya hanyalah utusan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ditujukan kepada Maryam. “Ia (Jibril) berkata, ‘Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci’,” (QS. Maryam: 19).

BACA JUGA: Maryam, Wanita yang Namanya Tertera dalam Al-Quran

Setelah itu, barulah Maryam menyadari bahwa lelaki itu datang bukan untuk menggodanya. Melainkan, ia adalah utusan Allah yang ditujukan kepadanya.

Sungguh luar biasa Maryam. Dalam menjaga kehormatan dirinya, ia membuat iri para wanita. Maka pantaslah rasanya jika Maryam menjadi contoh baik bagi para muslimah. Sebab, menjaga kehormatan diri adalah suatu keharusan bagi kita. Jangan sampai diri kita direndahkan oleh sembarang lelaki. []

Sumber: Islampos



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline